Volvo Hentikan Produksi EX40, Penjualan Merosot

KEPRI TIME – Volvo menghentikan produksi SUV kompak mewah EX40 di pasar Amerika Serikat. Keputusan itu diambil setelah penjualannya terus merosot, kalah dari Volvo XC40 berbahan bensin.

Mengutip Car and Driver, Jumat (11/9), EX40 model 2026 menjadi versi terakhir yang dijual di Negeri Paman Sam. Sebaliknya, nasib XC40 justru beruntung. Mobil bertenaga bensin itu mendapat penyegaran model dan akan diluncurkan kembali untuk model tahun 2028.

Dengan begitu, EX40 hanya bertahan dua tahun dengan model aktif 2025 dan 2026. Padahal, kehadirannya sebenarnya sudah dimulai sejak 2021 hingga 2024, meski saat itu dipasarkan dengan nama XC40 Recharge.

BACA JUGA:  New Mitsubishi Pajero 2027: Kembalinya Sang Ikon 4x4

Untuk model dasar, EX40 dibekali motor listrik yang dipasang di belakang dengan tenaga 248 tenaga kuda. Sementara varian dual-motor yang lebih mahal mendapat penggerak semua roda dengan 402 tenaga kuda.

Meski tak pernah menang besar di pasar, eksistensi EX40 tetap layak diapresiasi. Mobil ini berhasil mengemas kemewahan khas Skandinavia, terutama pada versi dual-motor.

Walau EX40 berhenti, Volvo diyakini bakal merilis penggantinya dengan nama EX50. Laporan terbaru menyebut mobil ini mungkin debut pada musim gugur 2027 dan berpeluang diperkenalkan sebagai model 2028.

BACA JUGA:  Samsung Galaxy Z Fold 8 vs Ultra, Mana Pemenangnya?

EX50 diharapkan tampil sedikit lebih panjang dan lebih tinggi daripada EX40. Mobil ini bakal menggunakan platform SPA3 baru Volvo dan meski ukurannya lebih besar, harganya justru lebih terjangkau, mulai dari 40.000 dolar AS (sekitar Rp700 jutaan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *