KEPRI TIME – BYD tidak main-main. Lewat Yangwang, merek premium tertingginya, raksasa otomotif China itu tengah menyiapkan sedan ultra-mewah yang siap melawan Rolls-Royce.
Dikutip dari Electrek, sedan flagship ini mengusung tiga fitur andalan. Pertama, pintu coach berengsel belakang yang mengingatkan pada Rolls-Royce.
Kedua, teknologi Flash Charging yang mampu mengisi daya hanya dalam lima menit. Ketiga, potensi menjadi kendaraan BYD pertama yang mengaplikasikan baterai solid-state.
Yangwang memang bukan sekadar merek biasa. Lini produknya membentang dari mobil hiper listrik hingga SUV off-road ekstrem. BYD pun menjadikan Yangwang sebagai etalase teknologi terbarunya.
Beberapa model sebelumnya telah menjadi ajang debut platform quad-motor e4, baterai Blade generasi kedua, fitur Flash Charging, hingga sistem kendali bodi cerdas Disus.
Model baru ini belakangan terpantau menjalani uji coba di China. Menurut laporan media lokal, kehadirannya akan mendorong Yangwang semakin dalam menyusup ke segmen elite otomotif.
Sejumlah foto kendaraan tersebut pun beredar luas di internet. Desainnya hampir identik dengan Rolls-Royce Phantom.
Mobil ini juga akan menjadi kendaraan pertama, yang dilengkapi pintu coach berengsel belakang kedepannya.
Yangwang Bagikan Foto Flagship BYD
General Manager Yangwang, Hu Xiaoqing, membagikan beberapa foto sedan flagship itu melalui akun Weibo miliknya.
Ia mengonfirmasi bahwa nama resmi mobil tersebut belum ditentukan. Untuk sementara, BYD menyebutnya dengan kode internal “HU”.
Menurut Hu, model baru ini merupakan hasil pengembangan intensif Yangwang selama tiga tahun. Mobil ini mengusung bahasa desain khas merek tersebut dan diposisikan sebagai sedan eksekutif ultra-mewah.
Belum ada detail lain yang diungkap. Namun, salah satu foto memperlihatkan kendaraan tersebut berada di stasiun Flash Charging milik BYD.
Hal ini mengindikasikan mobil tersebut, dengan mendukung pengisian daya cepat berkapasitas megawatt.
Berdasarkan laporan media lokal dan CarNewsChina, sedan ultra-mewah Yangwang ini berpotensi menjadi kendaraan BYD pertama yang memakai baterai solid-state.
Wakil Presiden Eksekutif BYD, Stella Li, dalam wawancara eksklusif dengan Carwow.es awal bulan ini mengonfirmasi bahwa perusahaannya memimpin dalam teknologi baterai solid-state sekaligus proses komersialisasinya.
Li menegaskan BYD akan membuktikan klaim tersebut lewat kendaraan pertama berbaterai solid-state yang dijadwalkan meluncur pada 2027. Menurut Li, tim riset dan pengembangan baterai BYD tergolong sangat solid.
Tim tersebut kini tengah mempelajari kimia baterai, proses produksi, hingga peralatan yang dibutuhkan untuk produksi massal.
FinDreams, unit bisnis baterai BYD, menargetkan produksi terbatas baterai solid-state berbasis sulfida pada 2027. Produksi massal ditargetkan dapat tercapai pada 2030.
Belum jelas apakah sedan ultra-mewah Yangwang ini akan menjadi yang pertama menampilkan baterai solid-state BYD.
Jika benar, teknologi tersebut kemungkinan hanya tersedia pada varian dengan harga lebih tinggi, sementara varian standar tetap memakai baterai Blade LFP terbaru.
Selain itu, mobil flagship ini diperkirakan mengusung platform quad-motor e4 dengan tenaga gabungan lebih dari 1.000 tenaga kuda (hp).***













