KEPRI TIME – John Herdman tak mau larut dalam euforia. Usai mengantar Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026, pelatih kepala asal Inggris itu justru langsung membuka kartu timnya bakal ditambah kekuatan.
Evaluasi pun digulirkan. Rencana merekrut pemain diaspora baru masuk dalam agenda. Semua demi satu target, bersaing di putaran final Piala Asia 2027.
Herdman menilai skuad yang baru saja mengangkat trofi kawasan Asia Tenggara itu belum cukup matang. Levelnya, kata dia, masih harus dinaikkan agar mampu menantang tim-tim terbaik Asia.
Sepanjang 2026, PSSI memang baru merampungkan naturalisasi dua pemain pada kloter pertama, Luke Vickery dan Mitchell Baker.
Namun, untuk memperkaya variasi taktik di Arab Saudi nanti, perekrutan pemain keturunan dinilai sebagai langkah strategis yang bakal dilanjutkan.
Sejumlah nama pun mulai mencuat ke permukaan. Dari kategori pemain muda potensial, ada Julian Oerip, Demiane Agustien, Tristan Gooijer, Liam Oetoehganal, dan Dean Zandbergen.
Sementara dari kategori Grade A, muncul Pascal Struijk, Jayden Oosterwolde, Daijiro Chirino, hingga Jenson Seelt.
Herdman Matangkan Strategi, Uji Coba Kontra Yordania
Di Grup F, Indonesia tergabung bersama Jepang, Qatar, dan Thailand. Targetnya realistis, lolos ke babak gugur.
Posisi runner-up grup menjadi sasaran logis, mengingat Jepang masih mendominasi peta kekuatan sepak bola Asia.
Sebagai bagian dari persiapan menuju turnamen yang digelar di Jeddah, Riyadh, dan Al-Khobar tersebut, Timnas Indonesia dijadwalkan melakoni laga uji coba melawan Yordania pada agenda FIFA Matchday November 2026.***













