KEPRI TIME – Kontingen Kota Batam membidik mahkota juara umum untuk kedua kalinya beruntun di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Riau VI yang bakal bergulir di Tanjungpinang, 1–8 November 2026.
Ambisi mengunci gelar juara itu pun ditopang oleh partisipasi di 32 cabang olahraga (cabor) serta suntikan dana hibah Rp9 miliar, dari Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
Danasmara Abipraya, Kepala Bidang Humas KONI Batam, mengungkapkan bahwa maturasi kontingen telah berlangsung melalui rentetan rapat konsolidasi dengan seluruh cabor peserta.
“Kami dari KONI Kota Batam tentu bersinergi dengan 32 cabang olahraga yang dipertandingkan di Porprov ke-VI Tahun 2026. Target kami tetap optimistis menjadi juara umum dan menyapu bersih perolehan medali emas,” tegas Danasmara.
Target itu menjadi momentum bagi Batam untuk mengulang sukses serupa pada Porprov 2022 di Bintan, kala kontingen Batam keluar sebagai yang terbaik.
Danasmara menambahkan, dukungan pemerintah daerah terhadap pembinaan dan prestasi olahraga turut menjadi fondasi penting bagi upaya retensi gelar tersebut.
“Wali Kota Batam Bapak Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Ibu Li Claudia mengamanatkan kepada KONI Batam bahwa kontingen Batam wajib mempertahankan marwah juara umum di ajang Porprov,” ujarnya.
Ini sekaligus pembuktian bahwa atlet-atlet Batam punya daya saing tinggi tak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga nasional, hingga mancanegara seperti SEA Games dan Asian Games.
Dari 32 cabor yang diikuti, KONI Batam memproyeksikan 15 hingga 20 cabor sebagai andalan penghasil emas. Kendati demikian, pembinaan tidak difokuskan semata pada cabor unggulan.
“Kami menganggap seluruh cabor adalah andalan dan tak membeda-bedakan. Pembinaan berjalan beriringan dan bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan. Intinya, setiap cabor bisa menghadirkan atlet dengan performa terbaik di arena,” ungkap Danasmara.
Dukungan finansial turut memperkuat panggung persiapan. Pemerintah Kota Batam melalui Dispora menyalurkan dana hibah berbasis Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) sebesar Rp9 miliar kepada KONI Batam.
Dari angka itu, lebih dari 80 persen dialokasikan sebagai stimulan bagi cabor, sementara sisanya digulirkan untuk operasional KONI.
“Lebih dari 80 persen anggaran diprioritaskan sebagai stimulan untuk cabang olahraga, sedangkan sisanya untuk kegiatan operasional KONI,” kata Danasmara.
Ini menjadi atensi Ketua Umum KONI Kota Batam, Ibu Rani Rafitriyani, bahwa anggaran harus diutamakan bagi cabor dan atlet,” jelas Danasmara.
KONI Batam berharap, dukungan anggaran dan pembinaan yang berkelanjutan itu tak hanya memperkokoh persiapan atlet menghadapi Porprov Kepri VI, tetapi juga melahirkan generasi penerus yang kompetitif di pentas nasional maupun internasional.
Porprov Kepri VI di Tanjungpinang pun telah menanti sebagai panggung pembuktian bagi Batam, untuk mempertahankan dominasi sekaligus menuntaskan target prestasi yang dicanangkan.***













