KEPRI TIME – Pulau Dewata Bali bertransformasi menjadi medan tempur kecerdasan. Sebuah turnamen catur berkelas internasional, Catur Bali Fide Rated Kapal Api Chess Festival 2026, akan bergulir di Hotel Ululani, Uluwatu, mulai 30 Oktober hingga 5 November.
Ajang ini bukan sekadar adu tangkas di atas 64 kotak. Di balik setiap langkah bidak, ada misi besar yaitu menggenjot pariwisata sekaligus mendekatkan turnamen bergengsi ke kawasan timur Indonesia.
Gagasan ini digagas oleh Jalaluddin Madjinuhu, Ketua Pengprov Percasi Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. Ia mendapat dukungan penuh dari PB Percasi dan klub Jayakarta Muda Jakarta.
Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp112 juta. Sang juara bakal membawa pulang Rp20 juta. Angka itu rupanya cukup menggiurkan.
Sejauh ini, 300 peserta dari dalam dan luar negeri telah menyatakan minat. Mereka bukan sekadar datang, tapi juga sudah melayangkan surat resmi ke FIDE.
Meski baru tahap challenger, turnamen ini membatasi diri pada pecatur dengan elo rating di bawah 2000.
Namun, itu tak mengurangi semangat. Dari Indonesia, pendaftar awal datang dari Jawa Timur (50 pecatur), Bali (50), Sulawesi Tenggara (25), serta NTT dan NTB.
Jalaludin optimistis jumlah itu masih akan bertambah. Pasalnya, kapasitas ballroom Hotel Ululani dinilai masih memadai.
Promosi Bali Melalui Olahraga
Lalu, mengapa Bali? Jalaludin tegas. Selama ini turnamen FIDE Rated di Indonesia nyaris monopoli Pulau Jawa.
Bali dipilih bukan hanya karena ikon wisatanya, melainkan juga posisinya yang strategis di tengah. Dari Kalimantan, Sulawesi, hingga Indonesia Timur, semua bisa merapat tanpa ongkos besar.
“Jadi, tak usah jauh-jauh ke luar negeri cuma untuk mencari poin elo,” ujar Jalaludin dalam rilisnya.
Sebaliknya, ia juga membidik peserta asing. Mereka bisa bertanding sambil berlibur di pantai-pantai Bali.
Turnamen ini diharapkan menjadi batu loncatan. Jika sukses, Kapal Api Chess Festival tak bakal musiman. Rencananya, event ini akan menjadi kalender tetap tahunan.
Bahkan, statusnya pun akan naik kelas menjadi turnamen open. Satu langkah kecil di papan catur, satu lompatan besar bagi wajah catur Indonesia.***













