Periode Baru, Satu Ikrar: Destry Damayanti Kini Resmi Gubernur BI

KEPRI TIME – Gedung Mahkamah Agung di Jakarta Pusat berubah panggung pengukuhan Destry Damayanti, pucuk pimpinan bank sentral. Ketua MA, Sunarto, memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan tiga pejabat tinggi Bank Indonesia (BI), Rabu (2/9/2026).

Destry Damayanti resmi menyandang gelar Gubernur BI. Di sampingnya, Aida S. Budiman dan Solikin M. Juhro masing-masing dikukuhkan sebagai Deputi Gubernur Senior dan Deputi Gubernur BI.

Lantunan sumpah menggema di ruang sidang. Ketiganya bersuara serentak, mengawali ikrar dengan tegas, tanpa dalih, tanpa nama, mereka tidak akan memberi ataupun menerima janji ataupun pemberian dari siapa pun.

“Saya bersumpah, bahwa saya dalam melakukan atau tidak melakukan sesuatu, dalam jabatan ini tidak akan menerima langsung atau tidak langsung, dari siapapun juga sesuatu janji atau pemberian dalam bentuk apapun,” bunyi penggalan sumpah yang mengalir seirama.

BACA JUGA:  Dari LPS ke Kursi Gubernur Bank Indonesia: Jejak Destry Damayanti dan Masa Depan Rupiah

Tak berhenti di situ, rangkaian janji pun ditutup dengan penegasan kesetiaan terhadap konstitusi dan haluan negara.

“Dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab. Saya berjanji, bahwa saya akan setia terhadap negara konstitusi dan haluan negara,” ucap mereka mengakhiri ritual sakral itu.

Suasana khidmat menyelimuti prosesi, yang menjadi titik pijak baru bagi kebijakan moneter ke depan.

Destry Damayanti Gantikan Posisi Perry Warjiyo

Proses peralihan kepemimpinan ini sudah terbilang mulus. Destry menggantikan Perry Warjiyo yang memilih mundur dari kursi gubernur pada 25 Juli lalu.

BACA JUGA:  Rp 49,8 Triliun Mengendap: Menkeu Purbaya Minta Restu DPR untuk 30 Program

Rapat Paripurna DPR sehari sebelumnya, Selasa (1/9/2026), telah memberi lampu hijau. Ketua DPR, Puan Maharani, menyampaikan selamat dan pesan penuh harap bahwa amanah ini harus diemban dengan integritas dan tanggung jawab, tanpa sedikit pun melunturkan kepercayaan publik.

Tak hanya itu, persetujuan DPR juga mencakup Aida S. Budiman dan Solikin M. Juhro untuk periode yang sama, 2026-2031.

Keduanya mengikuti serangkaian uji kelayakan di Komisi XI. Ketua Komisi XI, Mukhamad Misbakhun, merinci bahwa proses fit and proper test bagi Destry dan Aida digelar Rabu (26/8).

BACA JUGA:  Dony Oskaria Pede Laba Danantara Tembus Rp360 Triliun, Dua Kali Lipat Temasek

Lalu disusul Solikin dan Anwar Basori pada Kamis (27/8). Kini, dari seleksi ketat menuju sumpah sakral, estafet kepemimpinan BI telah resmi berpindah tangan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *