PBSI Kepri Gelar Sirkuit Nasional C, 900 Peserta Siap Bertanding 9 hingga 14 November 2026

KEPRI TIME – Sekitar 900 peserta akan mengikuti kejuaraan Sirkuit Nasional C Javy Banda Baru Hundred Badminton Championships 2026 yang digelar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kepri pada 9 hingga 14 November 2026 di GOR Banda Baru, Sei Panas, Batam.

Ketua Panitia Sirkuit Nasional C, Kimisha Pretty Arista, mengatakan bahwa kejuaraan ini mempertandingkan dua kategori, yakni Usia Pembinaan putra-putri dan Open Dewasa putra-putri serta veteran.

“Untuk kategori Usia Pembinaan terbagi menjadi lima kelas, yakni tunggal Usia Dini U11 (2016-2017), tunggal/ganda anak-anak U13 (2014-2015), tunggal/ganda/campuran-pemula U15 (2012-2013), tunggal/ganda/campuran-remaja U17 (2010-2011), dan tunggal/ganda/campuran-taruna U19 (2008-2009),” kata Kimisha, Rabu (28/10/2026).

BACA JUGA:  Garuda Muda Bersiap: Australia dan Malaysia Jadi Lawan Berat

Kimisha menambahkan, untuk kategori Open Dewasa Putra-Putri terdapat dua kelas yang dipertandingkan, yaitu Tunggal/Ganda/Campuran dan Ganda Veteran Campuran 100 dengan usia minimal 50 tahun (kelahiran 1976).

“Batas akhir pendaftaran pada 29 Oktober 2026, dan batas akhir pembayaran pada 2 November 2026,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Panitia sekaligus Sekum Pengprov PBSI Kepri, Agus Bambang S, menuturkan selain dari Indonesia, Peserta juga berasal dari negeri Jiran Singapore dan Malaysia.

BACA JUGA:  Albert Januarta, Atlet Debutan Kepri Raih Medali Emas di kejurnas PB POBSI 2026

“Untuk biaya pendaftaran semua kategori tunggal sebesar Rp300 ribu, sedangkan untuk semua kategori ganda sebesar Rp400 ribu,” kata Agus.

Agus menambahkan, setiap atlet bisa bermain maksimal tiga kali pada kategori yang berbeda, baik itu di tunggal, ganda, dan ganda campuran.

“Total hadiah dalam event Sirkuit Nasional C Javy Banda Baru Hundred Badminton Championships 2026 tahun ini sebesar Rp300 juta, ditambah dengan produk Hundred,” ujarnya.***

BACA JUGA:  Kick-off Batam Grassroot Football Festival 2026: Amsakar Apresiasi Pembinaan Usia Dini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *