Batam  

Carly Setia Band Meriahkan Malam Kemerdekaan di Dataran Engku Putri Batam

KEPRI TIME – Pemerintah Kota Batam kembali membuka ruang publik untuk rakyat. Bukan di balai pertemuan yang tertutup, melainkan di Dataran Engku Putri, Batam Center, Jumat (21/8/2026) malam.

Resepsi kenegaraan bertajuk “Semarak Kemerdekaan” itu digelar mulai pukul 19.00 WIB. Dan yang menarik, pintunya terbuka untuk siapa saja.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengajak warga datang. Bukan sekadar menonton, melainkan ikut merasakan denyut perayaan kemerdekaan ke-81 RI.

Menurutnya, peringatan 17 Agustus tak boleh mandek di upacara bendera dan pidato semata. “Ini momentum membakar lagi persatuan,” katanya, Rabu (19/8/2026).

BACA JUGA:  Identitas Wanita Muda yang Melompat di Jembatan Barelang Terungkap

Amsakar menegaskan, kemerdekaan bukan warisan statis. Ia harus dihidupi. Dengan kerja nyata, dengan menjaga kebersamaan, dan dengan meneruskan perjuangan para pendiri bangsa.

“Dihari kemerdekaan ini, mari kita lanjutkan dengan memberikan yang terbaik bagi Batam dan Indonesia,” ujarnya.

Malam itu, kemeriahan tak hanya datang dari orasi kebangsaan. Carly Setia Band turut mengisi panggung.

Alunan musik diharapkan membangkitkan euforia, sekaligus menjadi hiburan rakyat yang datang berbondong-bondong.

Namun, Amsakar mengingatkan satu hal, hiburan boleh, tapi makna kemerdekaan jangan luntur.

BACA JUGA:  Warga Rempang Batam Dukung Sekolah Merah Putih dan Investasi, Asalkan Kampung Lama Tak Digusur

Dia mengajak warga memaknai ulang arti kemerdekaan. Perjuangan masa lalu harus berwujud gotong royong hari ini. Setiap warga, kata dia, punya peran. Tak perlu menunggu perintah. Cukup mulai dari lingkungan sendiri, dari kerja kecil yang konsisten.

Rangkaian peringatan HUT ke-81 di Batam memang tak berhenti di resepsi ini. Sebelumnya, upacara, pawai obor, dan berbagai kegiatan rakyat telah berlangsung.

Semua digerakkan dengan satu benang merah kemerdekaan bukan milik pejabat, melainkan milik seluruh warga. Pemko Batam sengaja merancang perayaan yang meriah, tapi juga sarat pesan kebangsaan.

BACA JUGA:  Kabut Asap Ganggu Batam, Dua Pesawat Batal Terbang

Sebab, menurut Amsakar, penghormatan tertinggi kepada pahlawan adalah dengan terus membangun, bukan sekadar mengenang.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *