KEPRI TIME – Toyota bersiap mengguncang pasar otomotif Jepang. Pabrikan asal Negeri Sakura itu dikabarkan akan mengubur mesin bensin V6 konvensional pada Land Cruiser 300.
Sebagai gantinya, SUV legendaris itu akan mengadopsi sistem hybrid berperforma tinggi untuk model tahun 2027.
Jadwal peluncuran sudah pasti. Jepang akan menjadi saksi kehadiran Land Cruiser 300 terbaru pada 16 September 2026.
Negeri matahari terbit ini menjadi pasar besar terakhir yang menerima model anyar tersebut. Pasalnya, Toyota lebih dahulu memasarkan SUV ini di Timur Tengah, Eropa Timur, hingga Australia.
Mengutip laporan media Jepang, Creative Trend, melalui CarsCoops.com, Toyota benar-benar serius menghadirkan revolusi tenaga.
Mesin V6 tanpa sentuhan listrik akan pensiun. Sebagai pengganti, sistem self-charging hybrid siap mengisi ruang mesin.
Namun, bukan cuma sektor powertrain yang berubah. Toyota disebut bakal menambah deretan fitur canggih. Pilihan mesin diesel pun diperluas lewat kemunculan varian entry-level anyar.
Sejak pertama kali diperkenalkan pada 2021, Land Cruiser 300 memang terus bertransformasi. Awal 2025 lalu, Toyota sudah memberikan pembaruan pada teknologi dan sistem hiburan.
Kini, model 2027 disebut-sebut sebagai penyegaran terbesar dalam sejarah perjalanan SUV tangguh ini.
Land Cruiser 300, Hybrid Paling Buas yang Pernah Diciptakan Toyota
Inilah lompatan paling ekstrem. Toyota akan menghadirkan sistem hybrid i-Force Max di Jepang. Teknologi ini sebelumnya sudah menggerakkan Lexus LX700h.
Kombinasi mesin V6 3.500 cc twin-turbo dengan motor listrik yang terintegrasi ke transmisi otomatis 10 percepatan mampu menghasilkan tenaga gila-gilaan.
Angkanya mencengangkan, 457 dk atau setara 336 kW, dengan torsi 790 Nm. Catatan ini langsung melejitkan Land Cruiser 300 hybrid sebagai varian terkuat dan tertorsi sepanjang masa.
Konsekuensi tetap ada. Baterai hybrid yang ditempatkan di bawah ruang bagasi memangkas kapasitas tangki bahan bakar. Dari 80 liter, menyusut menjadi 68 liter.
Bobot kendaraan pun melonjak sekitar 170 kilogram, jika dibandingkan model V6 bensin yang akan ditinggalkan.
Meski demikian, kemampuan menerjang air tetap dipertahankan. Toyota menjamin SUV ini mampu melibas genangan setinggi 700 mm. Paket baterai pun dilindungi dengan segel kedap air. Kemampuan off-road tak terganggu.
Di Jepang, sistem hybrid akan menghiasi dua varian: ZX dan GR Sport. Varian ZX mendapatkan ubahan pada sektor depan. Desain ulang area bawah bumper dan saluran udara hadir sebagai pembeda. Velg alloy 20 inci melengkapi penampilan.
Sementara itu, GR Sport tetap setia dengan karakter agresif. Bodykit sporty dan velg 18 inci abu-abu matte menjadi ciri khas. Varian ini juga dibekali kunci diferensial ganda dan suspensi E-KDSS yang mumpuni.
Kabin pun tak luput dari sentuhan modern. Kedua varian hybrid mengusung konfigurasi tujuh kursi tiga baris. Klaster instrumen digital 12,3 inci, layar infotainment 12,3 inci, head-up display, dan audio JBL siap memanjakan penumpang.
Kursi depan dilengkapi pemanas dan ventilasi. Tersedia pula soket daya AC 100V/1.500W untuk kebutuhan elektronik.
Dari sisi mekanis, Toyota menyematkan Electric Power Steering (EPS). Sistem keselamatan Toyota Safety Sense juga diperkaya dengan fitur Proactive Driving Assist (PDA).
Mesin Diesel Tetap Bertahan, Harga Bervariasi
Mesin bensin V6 konvensional mungkin mati, tetapi mesin diesel tetap hidup. Toyota masih mempertahankan mesin V6 twin-turbo 3,3 liter.
Unit ini menghasilkan tenaga 304 dk atau 227 kW, dengan torsi maksimum 700 Nm. Mesin diesel menjadi opsi bagi konsumen yang enggan beralih ke hybrid.
Toyota juga memperluas jangkauan diesel. Hadirlah varian GX sebagai model termurah di Jepang.
Land Cruiser 300 GX diesel mengusung konfigurasi lima kursi, jok kain, klaster instrumen digital 7 inci, layar infotainment 8 inci, audio enam speaker, dan velg alloy 18 inci.
Namun, Electric Power Steering tetap menjadi hak istimewa varian hybrid. Untuk diesel, konsumen masih bisa memilih ZX dan GR Sport dengan konfigurasi lima kursi.
Varian ZX diesel mempertahankan desain eksterior lama. Wajah depan anyar hanya diberikan pada varian hybrid.
Soal harga, Toyota cukup agresif. Land Cruiser 300 GX Diesel sebagai pintu masuk dibanderol mulai ¥6.300.800 atau sekitar US$39.500. Sementara itu, GR Sport Diesel menjadi varian diesel termahal dengan harga ¥9.150.900 atau US$57.300.
Untuk versi hybrid, HEV ZX dibanderol ¥9.801.000 atau US$61.400. Harga ini melonjak sekitar ¥2,36 juta (US$14.800) dibandingkan varian ZX bensin yang akan dihentikan. Puncaknya, HEV GR Sport dijual mulai ¥10.200.300 atau sekitar US$63.900.
Dengan gebrakan ini, Toyota tak sekadar menghadirkan elektrifikasi. Mereka secara gamblang menempatkan sistem hybrid i-Force Max sebagai powertrain terkuat dalam sejarah Land Cruiser.
Sebuah pernyataan tegas bahwa masa depan SUV legendaris ini adalah tenaga listrik, tanpa kehilangan jiwa off-road-nya.***













