KEPRI TIME – Persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kepri memasuki babak akhir. KONI Kepri bersama Panitia Besar (PB) Porprov VI pun tak mau lengah. Mereka memantapkan segala kebutuhan demi memastikan pesta olahraga provinsi itu berjalan sukses.
Ketua PB Porprov VI Kepri, Asmin Patros, menegaskan pihaknya bakal memfokuskan pekerjaan pada pemantapan venue pertandingan dan persiapan upacara pembukaan.
Dua hal itu menjadi kunci. Venue harus siap sebelum pertandingan dimulai. Seluruh lokasi pertandingan mesti benar-benar layak digunakan para atlet dari tujuh kabupaten/kota yang akan berlaga.
Tidak hanya venue. PB Porprov VI juga tengah mematangkan konsep upacara pembukaan. Pembukaan Porprov direncanakan berlangsung di kawasan Tugu Sirih, Tanjungpinang. Lokasi itu dipilih sesuai permintaan Pemerintah Kota Tanjungpinang.
Asmin menegaskan, upacara pembukaan bukan sekadar seremoni awal pertandingan. Momentum itu harus mampu menghadirkan suasana pesta olahraga yang dirasakan luas oleh masyarakat.
Karena itu, ia berharap gaung Porprov VI Kepri betul-betul menggema, khususnya di Kota Tanjungpinang.
“Yang pasti kami tetap harus memantapkan persiapan di masing-masing venue dan menyukseskan upacara pembukaan. Kami berharap gaung Porprov ini betul-betul dirasakan oleh seluruh masyarakat Kepri, khususnya Kota Tanjungpinang,” ujar Asmin.
Porprov VI Kepri Mempersatukan Elemen Masyarakat
Menurut Asmin, Porprov tahun ini harus menjadi momentum yang menyatukan seluruh elemen masyarakat melalui olahraga.
Atmosfer pertandingan pun tidak boleh hanya dirasakan atlet, pelatih, dan ofisial. Masyarakat di daerah penyelenggara mesti ikut merasakannya.
Asmin lantas mengajak masyarakat Kepri, ambil bagian dalam kesuksesan Porprov VI. Dukungan masyarakat dinilai penting.
Kehadiran mereka menciptakan suasana pertandingan yang meriah, sekaligus menyuntikkan energi positif bagi para atlet yang bertanding.
Ia menegaskan, Porprov bukan sekadar kompetisi mengejar medali dan prestasi olahraga.
Lebih dari itu, pelaksanaan Porprov menjadi momentum mempererat kebersamaan masyarakat Kepri sekaligus mendorong aktivitas ekonomi daerah.
“Porprov ini tidak hanya pesta di bidang olahraga. Kami berharap ini juga merupakan pesta masyarakat Kepri, khususnya masyarakat Kota Tanjungpinang dan Bintan,” pungkasnya.
Dengan sisa waktu sekitar 23 hari, KONI Kepri bersama PB Porprov VI kini berada di fase krusial.
Seluruh unsur kepanitiaan terus didorong memastikan setiap kebutuhan pertandingan, maupun pendukung pelaksanaan selesai sesuai target.
Nantinya, para atlet dari tujuh kabupaten/kota akan berkumpul, dan bertanding di Tanjungpinang untuk memperebutkan gelar juara Porprov VI.
PB Porprov menargetkan seluruh persiapan benar-benar matang. Dengan begitu, pesta olahraga provinsi itu dapat berlangsung aman, lancar, meriah, dan meninggalkan kesan positif bagi seluruh masyarakat Kepri.***













