Batam  

STANIA dan Asahi Bersatu, Hilirisasi Timah Naik Kelas

“Kami menyambut baik terjalinnya kemitraan strategis dengan STANIA. Indonesia memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan industri hilir timah, dan kami meyakini bahwa perpaduan antara kemampuan manufaktur STANIA di dalam negeri dengan pengalaman Asahi Solder dalam produk solder dan material interkoneksi elektronik dapat menciptakan peluang baru untuk menghasilkan produk bernilai tambah lebih tinggi serta memperkuat peran Indonesia dalam rantai pasok industri elektronik global,” kata Vincent.

BACA JUGA:  493 Kasus Flu Singapura di Batam, Dinkes Segera Edukasi Warga

Melalui kerja sama ini, kedua perusahaan akan mengeksplorasi pengembangan produk, teknologi, kualitas, dan pasar. Termasuk peluang pengembangan produk solder bernilai tambah lebih tinggi seperti solder paste.

Hilirisasi yang Berkelanjutan

Pengembangan STANIA juga menjadi bagian dari komitmen PT Arsari Tambang terhadap industri timah yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Fasilitas STANIA dikembangkan dengan memperhatikan efisiensi energi, pengurangan emisi, dan aspek lingkungan.

Bagi Arsari Group, hilirisasi harus berjalan bersama dengan inovasi dan keberlanjutan. Pendekatan ini sejalan dengan agenda Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong hilirisasi, investasi, dan penguatan industri nasional.

BACA JUGA:  BP Batam Berburu Saran ke KPI: Minta Masukan, Jaga Predikat Informatif

Kemitraan STANIA dan Asahi Solder sekaligus mencerminkan semakin besarnya ruang bagi sektor swasta untuk berinvestasi, membangun kapasitas industri, menciptakan nilai tambah, dan berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi Indonesia.

Dari timah Indonesia menuju material bernilai tambah, manufaktur, dan ekosistem teknologi masa depan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *