Batam  

Bambang Febriansyah Gantikan Fajar Teguh, Rutan Batam Punya Nakhoda Baru

Oplus_131072

KEPRI TIME – Jabatan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam resmi berpindah tangan. Bambang Febriansyah kini memegang kendali penuh sebagai Kepala Rutan, menggantikan Fajar Teguh Wibowo yang mengakhiri tugasnya sejak September 2024 lalu.

Pergantian pucuk pimpinan Rutan Batam ditandai dengan upacara serah terima jabatan dan pisah sambut di halaman Rutan Batam, Jumat (28/8/2026). Acara berlangsung khidmat, meski pelantikan resmi Bambang telah digelar sepekan sebelumnya.

Suasana lapangan pagi itu terasa penuh makna, dimana perpisahan dan penyambutan berjalan dalam satu tarikan napas yang sama.

Sebelum diterjunkan ke Batam, Bambang bertugas sebagai Kepala Rutan Kelas IIB Sanggau, Kalimantan Barat. Ia bukan orang baru di dunia pemasyarakatan.

BACA JUGA:  Sertijab Dua Pejabat Utama dan 4 Kapolsek di Polresta Barelang, Ini Namanya

Pengalaman di ujung barat Kalimantan itu kini ia bawa ke gerbang segitiga emas Selat Singapura. Sementara itu, Fajar Teguh Wibowo tak pergi ke negeri antah-berantah.

Ia mendapat amanah baru sebagai Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP) Lapas Kelas I Cipinang Muara, Jakarta Timur, sebuah posisi strategis di ibu kota.

Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Kepulauan Riau, Aris Munandar, turun langsung memantau jalannya prosesi. Ia hadir bersama jajaran pejabat dan undangan lainnya.

Kehadirannya memberi sinyal bahwa pergantian ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari strategi besar peta kekuatan pemasyarakatan di tanah air.

Pesan Kepala Rutan Batam Baru

Di hadapan istri tercinta, Ny. Septia Dina Bambang, pria kelahiran Jawa Barat itu menyatakan tekadnya. Ia tak sekadar datang untuk mempertahankan status quo.

BACA JUGA:  Paspor Meluncur di HUT RI, Imigrasi Batam Sapa 204 Pemohon dalam Sehari

“Komitmen kami adalah mempertahankan apa yang sudah baik, serta meningkatkan sinergi dengan Forkopimda, instansi vertikal, dan insan pers,” ujarnya tegas.

Tak berhenti di situ, Bambang menambahkan bahwa keterbukaan informasi dan inovasi layanan akan terus ia pacu. Baginya, rutan bukan tempat untuk bersembunyi, tapi ruang untuk berbenah.

Di sisi lain, suasana haru menyelimuti Fajar Teguh Wibowo. Didampingi Ny. Ade Fajar, ia mengaku perjalanan memimpin Rutan Batam penuh dinamika.

Kapasitas hunian yang kerap meledak hingga efisiensi anggaran yang kian ketat, semuanya ia hadapi dengan kepala dingin.

“Apa yang telah kita capai bukanlah hasil kerja seorang kepala rutan semata, melainkan buah kerja keras kita bersama,” ucapnya.

BACA JUGA:  Kabut Asap Ganggu Batam, Dua Pesawat Batal Terbang

Ia menitipkan satu pesan pamungkas, yaitu jaga kekompakan, dan berikan dukungan penuh kepada pimpinan baru.

Estafet kepemimpinan di Rutan Batam telah bergulir. Kini, semua mata tertuju pada langkah Bambang kedepannya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *