KEPRI TIME – Si jago merah kembali mengamuk. Tiga unit ruko dan sederet rumah liar (ruli) di belakang Hotel Oasis Jodoh, Kecamatan Batu Ampar, rata dengan tanah, Sabtu (5/9).
Tak hanya itu, sebuah penampungan besi tua berikut puluhan drum dan gulungan kabel pun turut dilalap bara api.
Kobaran pertama kali muncul sekitar pukul 09.50 WIB. Dalam sekejap, lidah api membesar dan menghanguskan hampir seluruh isi bangunan.
Satu unit mobil Carry yang terparkir di lokasi pun tak berkutik, ikut menjadi korban keganasan api.
Kejadian itu sontak memicu kepanikan warga dan pengguna jalan di sekitar kawasan. Mereka berhamburan menjauh, takut api merambat ke bangunan-bangunan padat penduduk yang berdempetan. Apalagi, kata warga, aliran listrik saat itu masih menyala.
“Kami lihat api sudah besar. Barang di situ banyak yang mudah terbakar, ditambah listrik masih nyala, kami panik,” ujar Sudin, seorang warga setempat, dengan suara masih bergetar.
Namun, kepanikan itu segera direspons cepat. Puluhan personel gabungan dari pemadam kebakaran, TNI AD, Polsek Batu Ampar, dan Samapta Polresta Barelang dikerahkan ke lokasi.
Mereka bahu-membahu memadamkan api sekaligus mengamankan area dari potensi kerusuhan atau penjarahan.
Hingga sore, petugas masih terus melakukan pendinginan. Sebab, tumpukan besi tua dan kabel yang terbakar masih menyisakan kepulan asap tebal. Polisi menduga sementara penyebab kebakaran akibat korsleting listrik.
Namun, penyidikan lebih lanjut masih berjalan untuk memastikan duduk perkara yang sebenarnya.
Sementara itu, Kepala Kepolisian Sektor Batu Ampar, Kompol Amru Abdullah, membenarkan peristiwa tersebut.
Ia menegaskan, meski kerugian materi diperkirakan besar, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. “Benar, terjadi kebakaran. Syukur, tidak ada korban jiwa. Saat ini kami masih menyelidiki penyebab pastinya,” ujarnya singkat.***













