Kepri  

Hijaukan Pesisir, Satgas TMMD Tanam Mangrove dan Buat Pagar Pelindung di Bintan

Oplus_131072

KEPRI TIME – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0315/Tanjungpinang langsung bergerak cepat, membangun pagar pelindung di kawasan Teluk Diraja, Kampung Raja RT 003/RW 002, Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, pada Jumat (7/8/2026).

Oleh karena itu, tim satgas tidak hanya menanam, tetapi juga memastikan setiap bibit mendapatkan perlindungan maksimal.

Untuk mencegah abrasi pantai yang semakin mengancam, mereka menanam bibit mangrove sebagai upaya rehabilitasi kawasan pesisir secara masif.

Tidak hanya itu, penanaman ini juga bertujuan menjaga keseimbangan ekosistem dan, pada saat yang sama, menciptakan habitat alami bagi berbagai biota laut. Dengan demikian, rantai kehidupan di pesisir pun kembali terjaga.

BACA JUGA:  Portal Gizi 'Radar MBG', BGN Undang Publik Awasi Menu Sekolah

Selanjutnya, satgas juga membuat pagar pelindung di sekitar area penanaman. Pagar ini berfungsi melindungi bibit mangrove dari gangguan hewan ternak maupun aktivitas manusia yang tidak terkendali.

Tanpa pagar, pertumbuhan bibit tentu terhambat; maka dari itu, pembuatan pagar menjadi langkah strategis yang tidak boleh dilewatkan.

Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 0315/Tanjungpinang, Kolonel Inf Abdul Hamid, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen TNI AD dalam mendukung pelestarian lingkungan.

BACA JUGA:  Dinamika Organisasi: PWI Kepri Proses Mundurnya Sejumlah Anggota

Bahkan, dia juga mengajak masyarakat setempat untuk turun langsung menjaga kawasan pesisir. “Mangrove memiliki peran krusial dalam menjaga kelestarian pantai dan ekosistem pesisir,” ujar Hamid.

Hamid berharap, melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat tumbuh dengan sendirinya. “Mari kita bersama-sama merawat dan melestarikan mangrove, karena manfaatnya akan terasa hingga generasi mendatang,” katanya.

Hamid menjelaskan, melalui kolaborasi erat antara Satgas TMMD dan masyarakat, penanaman bibit mangrove serta pembuatan pagar pelindung berjalan lancar dan penuh antusiasme.

“Hasilnya nanti kawasan pesisir Desa Busung kini tampak lebih hijau. Ke depannya, kawasan ini pun diharapkan mampu menjadi kawasan pesisir yang lestari, berkelanjutan, dan memberikan manfaat ekonomi-ekologis bagi seluruh warga,” ungkap Hamid.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *