KEPRI TIME – Kabareskrim Polri, Komjen Syahardiantono, memberi pengarahan keras kepada jajaran Reskrim Polda Kepulauan Riau, Rabu (12/8/2026), di Gedung Lancang Kuning.
Syahardiantono meminta mereka memperkuat integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab. Bukan sekadar wejangan, ini peringatan.
Hadir dalam forum itu Dirtipidnarkoba Bareskrim Brigjen Eko Hadi Santoso, para direktur reskrim di lingkungan Polda Kepri, serta personel polres jajaran melalui sambungan Zoom. Suasana serius sejak awal.
Syahardiantono tak bertele-tele. Setiap personel, katanya, memegang amanah dan kewenangan. Tapi itu bukan lisensi. Kewenangan harus dipakai bertanggung jawab.
“Jangan sampai disalahgunakan untuk kepentingan pribadi atau kelompok,” ujarnya Syahardiantono.
Lalu Syahardiantono menyorot dua hal yang kerap menggerogoti institusi, seperti narkoba dan judi. Syahardiantono meminta anak buahnya tak terlibat, baik langsung maupun tak langsung.
“Kita aparat penegak hukum. Jadilah contoh. Jangan jadi bagian dari persoalan,” katanya.
Pesan penutupnya pendek tapi berat. Syahardiantono mengajak seluruh personel menjaga soliditas, menaati kode etik, dan terus mengabdi.
Profesionalisme, kata Syahardiantono, tak bisa ditawar. “Penegakan hukum yang bersih hanya lahir dari hati yang bersih,” tegas Syahardiantono.***













