Huawei Luncurkan Mate XT 2, Ponsel Lipat Tiga dengan Engsel Gaya U

KEPRI TIME – Huawei resmi meluncurkan Mate XT 2 Ultimate Design, penerus ponsel lipat tiga generasi pertama. Perangkat anyar ini hadir dengan mekanisme lipat yang didesain ulang, dapur pacu yang ditingkatkan, dan sistem operasi HarmonyOS 7.

Huawei memosisikan Mate XT 2 sebagai perangkat premium, yang merangkap fungsi ponsel pintar dan layar selebar tablet.

Generasi kali ini, Huawei memfokuskan perbaikan pada engsel, ketahanan baterai, dan kinerja keseluruhan

Peluncuran Mate XT 2 menandai generasi anyar ponsel lipat Huawei, dengan sejumlah peningkatan perangkat keras.

Perangkat ini dibekali RAM 16 GB dan opsi penyimpanan hingga 2 TB. Pilihan kapasitas yang tersedia mencakup 256 GB, 512 GB, 1 TB, dan 2 TB semua dengan RAM 16 GB. Warna yang ditawarkan yaitu hitam, putih, atau ungu. Rincian harganya:

· 256 GB: CNY 19.999 (sekitar 385.600 / sekitar Rp 42,4 juta)
· 512 GB: CNY 21.999 (sekitar KES 424.150 / sekitar Rp 46,6 juta)
· 1 TB: CNY 23.999 (sekitar 462.700 / sekitar Rp 50,9 juta)
· 1 TB dengan layar privasi Lingdun: CNY 24.999 (sekitar 482.000 / sekitar Rp 53 juta)
· 2 TB dengan layar privasi dan stylus: CNY 29.999 (sekitar 578.400 / sekitar Rp 63,6 juta)

BACA JUGA:  Jangan Lewatkan! 6 Perusahaan di Batam Buka Lowongan Kerja Tanpa Biaya, Simak Posisi yang Tersedia

Sebagai perbandingan, ponsel lipat tiga Samsung, Galaxy Z TriFold, sempat dirilis pada Desember 2025 dengan banderol 2.899 dolar AS.

Namun, Samsung menariknya dari pasaran pada Maret 2026, hanya bertahan tiga bulan. Artinya, saat ini Mate XT 2 tidak punya pesaing langsung yang masih beredar.

Desain Lipat Tiga: Perubahan Paling Fundamental

Perubahan terbesar Mate XT 2 terletak pada mekanisme lipatannya. Generasi sebelumnya mengusung desain lipatan Z.

Kini, Huawei memperkenalkan mekanisme berbeda, dua bagian layar melipat ke arah dalam. Sistem ini disebut berbentuk U atau G.

BACA JUGA:  Batam Ramai Wisman Akhir Pekan, Pemkot Dorong Wisata Lebih Beragam

Tujuannya, membuat lipatan tiga lebih praktis, sekaligus mengatasi tantangan ketahanan engsel, ketebalan perangkat, dan tekanan pada layar fleksibel.

Meski bisa dilipat tiga, Mate XT 2 tetap dapat dipakai seperti ponsel biasa berkat layar eksternalnya.

Saat dibentangkan, pengguna mendapat layar super luas untuk multitasking, membaca, hiburan, dan produktivitas.

Huawei menyematkan chipset Kirin 9050 Pro. Prosesor ini diklaim meningkatkan performa, dan mendukung fitur kecerdasan buatan (AI) secara langsung di perangkat.

Baterai mendapat perhatian serius. Mate XT 2 dibekali baterai 6.000 mAh daya yang mumpuni untuk layar lipat berukuran besar. Ponsel ini juga mendukung pengisian cepat 100 watt.

Sektor kamera pun naik kelas. Mate XT 2 dikabarkan mengusung kamera utama beresolusi tinggi, ditambah kamera ultrawide dan periskop telefoto.

Beberapa laporan menyebut sensor utama 200 megapiksel. Namun, spesifikasi kamera sebaiknya dicek ulang pada rilis resmi Huawei.

BACA JUGA:  Poco X8 Pro vs X8 Pro Max: Beda Chip, Sama Ganas untuk Game

Di sisi perangkat lunak, Mate XT 2 hadir dengan HarmonyOS 7. Sistem operasi baru ini dirancang untuk memaksimalkan berbagai mode layar dan tampilan bentangan lebar.

Dengan engsel yang didesain ulang, baterai lebih besar, opsi penyimpanan melimpah, dan perangkat lunak terbaru.

Mate XT 2 menjadi langkah terbaru Huawei untuk menguasai pasar ponsel lipat tiga premium. Dan untuk saat ini, ia melenggang sendirian.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *