Dari Posisi 15 ke 9: Veda Ega Buktikan Mental Juara di Moto3 Inggris

KEPRI TIME – Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, mengunci posisi kesembilan dalam balapan Moto3 Inggris 2026 yang berlangsung di Sirkuit Silverstone, Minggu.

Meski memulai perlombaan dari baris kelima, Beda Ega Pratama pembalap Honda Team Asia itu tak membiarkan dirinya terperosok lama.

Begitu lampu padam, Veda Ega Pratama langsung melesat mulus dari posisi ke-15 dan merangsek ke urutan ke-11 hanya dalam beberapa tikungan awal.

Pembalap berusia 17 tahun itu menunjukkan kematangan di atas motor, tidak terburu-buru namun tetap agresif membaca celah.

Start impresif juga ditorehkan David Almansa dari Spanyol. Pebalap tersebut langsung menyambar posisi terdepan dan terjebak dalam pertarungan sengit di barisan depan.

Namun, kejutan justru datang dari barisan belakang ketika Hakim Danish, pembalap Malaysia, menempel ketat di belakang Veda pada lap kedua tepatnya di peringkat kesembilan, satu tingkat di atas Veda yang saat itu naik ke urutan ke-10.

BACA JUGA:  Garuda Muda Bersiap: Australia dan Malaysia Jadi Lawan Berat

Persaingan di depan berubah setiap putaran. Brian Uriarte, rekan senegara Almansa, sempat merebut pimpinan lomba sebelum kehilangannya lagi beberapa tikungan kemudian.

Memasuki lap keempat, giliran Alvaro Carpe yang menancapkan gas di posisi terdepan. Sayangnya, di momen yang sama, Veda justru tergeser satu level ke urutan ke-11.

Tetapi, nasib mulai berbalik ketika Hakim Danish dan Scott Ogden terjatuh pada lap keenam dan ketujuh. Insiden itu membuka ruang bagi Veda untuk melesat naik ke posisi ketujuh di pertengahan balapan.

Ia pun menjadi pemimpin rombongan kedua dan mulai mengejar enam pembalap terdepan dengan selisih sekitar 2,7 detik. Veda tetap menjaga ritme stabil, sembari terus memantau serangan dari belakang.

BACA JUGA:  Veda Ega Pratama Cuma Peringkat ke-20 di FP1 MotoGP Aragon

Sayangnya, konsistensi itu sedikit terganggu di fase akhir. Dengan tujuh lap tersisa, Veda harus rela turun ke posisi ke-13 setelah kehilangan traksi di beberapa tikungan cepat.

Namun, ia tak menyerah. Lima lap menjelang finis, Veda kembali menemukan napas balapnya dan merangsek ke urutan ke-11, tepat saat Almansa kembali memuncaki lomba.

Memasuki tiga lap terakhir, tekanan semakin memburu. Veda kembali melorot ke posisi ke-12, sementara Almansa terus bertahan dari gempuran Uriarte yang berkali-kali mencoba menyalip.

Namun, di lap pamungkas, Veda menunjukkan determinasi luar biasa. Ia terlibat duel ketat dengan empat pembalap lain dan berhasil melewati mereka satu per satu.

Hingga tikungan terakhir, Veda tetap memacu motor hingga batas maksimal. Meski akhirnya harus puas di garis finis posisi kesembilan, perjuangannya layak diacungi jempol.

BACA JUGA:  Hajar Australia 2-0, Indonesia Juara Grup H dan Lolos ke Putaran Final

David Almansa keluar sebagai juara Moto3 Inggris 2026, tapi Veda pulang dengan kepala tegak.

Poin tambahan dari hasil ini menjadi modal berharga bagi Veda Ega dalam perburuan klasemen Moto3 2026. Ia membuktikan bahwa dari posisi start mana pun, semangat juangnya tak pernah padam.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *