KEPRI TIME – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menyatakan sikap tegas mendukung penuh Sensus Ekonomi 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) menjadi motor pelaksana.
Tujuannya tunggal, menyediakan data ekonomi yang akurat dan bisa dipertanggungjawabkan. Tanpa data, kebijakan hanya tebak-tebakan.
Karena itu, lewat sensus ini, BP Batam hendak memotret utuh denyut nadi usaha dan aktivitas ekonomi di Batam. Bukan sekadar angka, melainkan gambaran menyeluruh tentang dinamika ekonomi daerah.
Data ini, selanjutnya, menjadi fondasi utama. Landasan untuk merumuskan kebijakan dan merancang pembangunan yang tepat sasaran. Tepat, bukan asal tembak.
Maka, BP Batam mengajak seluruh elemen: masyarakat dan pelaku usaha, turun tangan. Sambut petugas sensus. Beri informasi yang benar, lengkap, dan sesuai kondisi riil di lapangan.
Jangan sembunyi, jangan rekayasa. Sebab, partisipasi aktif itu adalah sumbangsih nyata. Kontribusi membangun basis data ekonomi yang kokoh. Demi maju, demi daya saing Batam.
Tenang, masyarakat tak perlu cemas. Soal kerahasiaan data, undang-undang menjamin. Informasi yang diberikan terlindungi. Hanya untuk kepentingan statistik, bukan untuk yang lain.
Ingat, Sensus Ekonomi adalah pendataan terbesar dan paling komprehensif di Indonesia. BPS menggelarnya satu dasawarsa sekali.
Tujuannya menyediakan peta dasar seluruh kegiatan ekonomi. Peta itu lalu menjadi pedoman penyusunan kebijakan dan rencana pembangunan nasional. Skalanya nasional, dampaknya dirasakan hingga ke Batam.
Pada 2026, sensus berlangsung dari Mei hingga Agustus. Dua tahap digelar. Pertama, pengisian kuesioner. Kedua, pendataan lapangan dengan cara door to door. Petugas datang, sapa, tanya, catat. Masyarakat tinggal jawab jujur. Itu saja.***













