Kadisdik Kepri: Rp1,9 M untuk SMA 20 Batam, Dua Ruang Kelas Masih Ngantre

KEPRI TIME – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mengaku kebanjiran jatah anggaran pendidikan dari pusat. Besaran nilainya menggiurkan. Tidak main-main.

Kepala Dinas Pendidikan Kepri, Andi Agung, buka suara. SMA Negeri 20 Batam, katanya, jadi salah satu penerima berkah tahun ini.

Lanjut Andi, sekolah SMA Negeri 20 Batam menerima Rp1,9 miliar. Jatah ini akan dipakai untuk mendirikan empat ruang kelas tambahan dan satu unit toilet.

“Bantuan pusat untuk Batam tahun ini luar biasa. SMA 20 sudah membangun empat ruang kelas dan toilet. Masih tersisa dua ruang kelas lagi,” ujar Andi, Rabu, 12 Agustus 2026.

BACA JUGA:  Imigrasi Batam Sambangi SMA Negeri 3, Paspor Bukan Sekadar Buku Kecil

Andi menerangkan, bantuan dari pusat tak seragam bentuknya, dimana akan diperuntukkan untuk kebutuhan riil di lapangan.

Andi menjelaskan, ada yang pakai untuk memperbaiki atap jebol, ruang belajar baru, serta membangun unit sekolah dari tanah kosong.

Di luar Batam, pembangunan sekolah anyar juga menggeliat. Andi merinci bahwa satu unit di Natuna, dua unit di Lingga (termasuk SMA Negeri 2 Lingga), dan satu unit di Tanjungpinang, yakni SMA Negeri 8.

BACA JUGA:  Abu Krakatau Mengancam, Sekolah di Jakarta Terapkan PJJ

“Pembangunan satu sekolah baru, menelan anggaran sekitar Rp6 miliar sampai Rp7 miliar,” terangnya.

Andi berharap, sisa kekurangan sarana pendidikan bisa mengunakan anggaran dari APBD. Atau, jika tak cukup, ia tak segan mengajukan proposal lagi ke pemerintah pusat.

“Kita berharap APBD Kepri meningkat, dan dapat bantu dari sana. Kalau tidak, mungkin kembali diajukan ke pusat,” tandasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *