Prabowo Genjot Pendidikan 3T, Kepri Kebagian Jatah Rp97 Miliar

KEPRI TIME – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mengantongi alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 senilai Rp97 miliar. Anggaran itu akan digunakan untuk merevitalisasi 107 sekolah.

Prioritas utama program ini menyasar sekolah-sekolah yang terletak di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T.

Kepala Dinas Pendidikan Kepri, Andi Agung, mengungkapkan bahwa program revitalisasi ini merupakan amanat prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Kepala negara, kata Agung, berkomitmen meningkatkan mutu layanan pendidikan sekaligus memperluas akses belajar bagi seluruh anak bangsa. “Wilayah 3T menjadi sasaran tembak karena selama ini kerap tertinggal dari sisi infrastruktur pendidikan,” ujar Andi Agung.

BACA JUGA:  Kadisdik Kepri: Rp1,9 M untuk SMA 20 Batam, Dua Ruang Kelas Masih Ngantre

Agung lalu merinci sasaran revitalisasi. Program ini, katanya, menjangkau jenjang pendidikan mulai dari Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Tidak ada tingkatan yang terlewatkan.

Lanjut Andi Agung, solusi untuk percepatan pembangunan sekolah adalah dengan cara revitalisasi sekolah yang merata dalam sarana pendidikan di daerah pulau.

Selama ini, tantangan geografis kerap menghambat akses dan kualitas belajar mengajar di wilayah tersebut.

Dana revitalisasi, sambung Agung, bakal mendukung pembangunan hingga ke pelosok-pelosok terpencil.

Pasalnya, pengiriman barang ke wilayah kepulauan membutuhkan waktu lama dan biaya yang tidak sedikit.

“Program ini merupakan investasi masa depan. Bangunan sekolah baru nantinya akan mendukung siswa untuk memajukan daerah,” tegas Agung.

BACA JUGA:  Kadisdik Kepri Kejar Perluasan Kelas Khusus, SMA 20 Batam Jadi Percontohan

Agung berharap, jika revitalisasi terlaksana dengan baik, maka dapat menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan sehat.

Selain itu, seluruh sekolah di Kepri maupun daerah lain di Indonesia diharapkan memenuhi Standar Nasional Pendidikan atau SNP.

Revitalisasi yang dilakukan diantaranya ruang kelas, ruang praktik, laboratorium, serta berbagai fasilitas pendukung. Toilet dan sarana penunjang pembelajaran lainnya pun turut disentuh dalam program ini.

Agung menegaskan, revitalisasi sekolah tidak sekadar memperbaiki kondisi bangunan secara fisik. Program pemerintah pusat ini diharapkan dapat mempersiapkan generasi muda Kepri bersaing di era Society 5.0.

BACA JUGA:  Pesan Haru Kapolsek Siantan: Pangkat Takkan Pernah Menggantikan Ibu

“Kedepan, Kepri akan melahirkan SDM yang berdaya saing,” ucapnya dengan tegas.

Pemprov Kepri menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah pusat, atas komitmen menghadirkan sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *