KEPRI TIME – Satu kaki Vietnam telah melangkah ke final Piala AFF 2026. Golden Star Warriors membungkam Malaysia 2-0 pada leg pertama semifinal di Kuala Lumpur Stadium, Minggu (16/8). Ini kemenangan yang nyaris sempurna.
Malaysia membuka peluang lebih dulu. Pavithran Gunalan melepaskan tembakan jarak jauh menit ke-14, namun mudah diredam kiper Patrik Le Giang.
Paulo Josue lalu nyaris membobol di menit ke-35, sambaran atas umpan Faris Danish masih ditahan Patrik. Bola liar disambar Daryl Sham, melambung ke atas mistar.
Vietnam membalas di ujung babak pertama. Nguyen Xuan Son gagal mengarahkan tembakan jarak dekat menit ke-43.
Sedangkan tendangan Nguyen Dinh Bac dari tepi kotak penalti digagalkan Azri Ghani. Namun, petaka Malaysia datang di masa injury time babak pertama.
Tepat menit 45+5, Nguyen Xuan Son melompat tinggi menyambut crossing Truong Tien Anh dari sisi kanan. Flying header-ya menghujam gawang Malaysia. 1-0 bertahan hingga jeda.
Di babak kedua, Vietnam terus menekan. Menit ke-46, tembakan Nguyen Tai Loc masih digagalkan Azri.
Lalu Xuan Son kembali mengancam, namun blok Aysar Hadi di depan gawang menggagalkan peluang emas.
Momen dramatis terjadi menit ke-61. Patrik diganjar kartu merah usai melanggar Mohamadou Sumareh dalam duel 1 vs 1. Wasit mengecek tayangan ulang dan membatalkan keputusan Patrik dinilai lebih dulu menyapu bola.
Vietnam menggandakan peluang dari tendangan pojok. Tandukan Bui Hoang Viet Anh menit ke-74 masih mudah diamankan Azri. Begitu pula sundulan Pham Xuan Manh tiga menit berselang.
Gol Kedua Vietnam Dicetak Nguyen Quang Hai
Gol kedua lahir di menit ke-86. Nguyen Quang Hai mengirim umpan terobosan untuk Dinh Bac, namun dihalau Faris.
Bola sapuan itu malah meluncur deras ke gawang sendiri. 2-0, skor bertahan hingga akhir.
Hasil ini memberi Vietnam panggung yang nyaman di leg kedua Hanoi, Rabu (19/8) pukul 20.00 WIB. Mereka hanya perlu imbang, atau kalah dengan selisih satu gol. Lolos ke final ketiga beruntun tinggal menunggu waktu.
Malaysia menghadapi misi berat harus menang selisih tiga gol untuk menembus final pertama sejak 2018. Jalan masih terbuka, tapi tipis. Harimau Malaya harus bangkit, atau musim mereka akan berakhir di kandang sendiri.***













