Kehadiran mereka diharapkan mendukung penerapan peraturan secara konsisten, objektif, dan profesional selama kompetisi berlangsung.
Pertandingan taekwondo Porprov VI Kepri juga melibatkan peserta dari dua pengurus kota, yakni Batam dan Tanjungpinang, serta empat pengurus kabupaten, yaitu Bintan, Karimun, Lingga, dan Natuna.
Keterlibatan enam daerah tersebut menunjukkan partisipasi kabupaten/kota, dalam perebutan prestasi taekwondo tingkat provinsi.
Sekaligus, ajang ini menjadi kesempatan bagi atlet untuk mengukur kemampuan masing-masing.
TM Taekwondo H-1 Pertandingan
Kosasi menjelaskan, technical meeting akan dilaksanakan pada H-1 pertandingan, yakni 6 November 2026 sore, setelah proses penimbangan resmi atlet.
Pertemuan teknis ini menjadi sarana menyamakan pemahaman seluruh kontingen mengenai ketentuan pertandingan, jadwal, mekanisme pelaksanaan, serta hal-hal teknis yang perlu diperhatikan sebelum atlet memasuki arena.
Aspek keselamatan atlet juga menjadi perhatian panitia. Tenaga medis yang bertugas akan terlebih dahulu mendapatkan pengarahan atau briefing sebelum pertandingan dimulai.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan penanganan medis apabila terjadi cedera atau kondisi darurat selama pertandingan. Dengan begitu, penyelenggaraan kompetisi mengutamakan keselamatan dan sportivitas.
Pengprov TI Kepri juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap peraturan pertandingan yang berlaku. Panitia berkomitmen menjaga ketertiban pelaksanaan melalui penerapan ketentuan baku.
Harapannya, setiap pertandingan berjalan secara adil dan profesional. Tidak hanya wasit, seluruh pelatih pendamping juga diwajibkan memiliki lisensi aktif serta terus berkoordinasi dengan Pengprov TI Kepri.
Di sisi atlet, setiap peserta diharapkan meningkatkan intensitas latihan menjelang pertandingan. Tujuannya jelas, agar mampu tampil dalam kondisi fisik, teknik, dan mental yang optimal.
Atlet juga diwajibkan memiliki perlindungan BPJS Ketenagakerjaan sesuai ketentuan yang ditetapkan. Persyaratan tersebut menjadi bagian dari perhatian terhadap perlindungan atlet selama mengikuti kompetisi.
Dengan kesiapan venue, perangkat pertandingan berlisensi, koordinasi antar kontingen, serta perhatian terhadap keselamatan atlet, Panpel Taekwondo Porprov VI Kepri 2026 optimistis dapat menyelenggarakan pertandingan secara tertib dan lancar.***













