KEPRI TIME – Pemko Pekanbaru kembali mendapatkan dana dari pusat. Kali ini, aliran transfer tambahan menembus angka Rp9,7 miliar.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho menyambut hangat kabar itu. Baginya, uluran tangan pusat bukan sekadar angka.
Ia menilai itu penguat fiskal daerah sekaligus jembatan menjalankan pembangunan, dan menopang program unggulan Presiden di bumi Lancang Kuning.
Agung tak menyembunyikan rasa hormatnya. Ia mengucapkan terima kasih terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Agung, dana tambahan itu adalah bukti nyata: mata pemerintah pusat masih awas membaca kebutuhan riil di daerah.
“Kami atas nama Pemko dan seluruh warga Pekanbaru mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden Prabowo atas dukungan dan perhatian beliau kepada Kota Pekanbaru,” ujar Agung, Rabu (12/8/2026).
Agung memastikan Rp9,7 miliar tak akan mengendap. Dana itu ia putarkan untuk kebutuhan pembangunan kota. Tak berhenti di situ, ia juga akan menyelaraskannya dengan menu prioritas Presiden Prabowo di Pekanbaru.
“Alhamdulillah, kami dapat tambahan transfer Rp9,7 miliar. Insyaallah, kami pakai untuk membangun dan mendukung program-program prioritas Bapak Presiden di sini,” terang Agung dengan nada mantap.
Ia pun menegaskan komitmen: Pemko Pekanbaru siap mengencangkan koordinasi dan kolaborasi dengan pusat.
Agung sadar, uang negara harus dibarengi kesiapan aparat di lapangan. Program nasional baru berguna jika rakyat merasakan sentuhannya.
“Kami siap bersinergi dan berkolaborasi. Kami mau sukseskan semua program Bapak Presiden Prabowo,” tegasnya.
Tak lupa, Agung juga melontarkan apresiasi kepada jajaran pusat. Ia menyebut Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri punya jasa besar.
Keduanya, kata dia, gigih memperjuangkan agar dana transfer itu kembali mengucur deras ke kabupaten dan kota – termasuk Pekanbaru.
“Terima kasih banyak kepada Menteri Keuangan dan terutama kepada Menteri Dalam Negeri. Beliau berdua yang memperjuangkan sehingga dana ini bisa kembali ditransfer ke daerah, khususnya ke kami,” ungkapnya.
Dengan tambahan Rp9,7 miliar, langkah Pemko Pekanbaru makin longgar. Pembangunan daerah bukan hanya berjalan, tapi juga seirama dengan ritme agenda nasional.
Bagi Agung, ini momentum tepat memperkuat jembatan komunikasi pusat-daerah. Ia berjanji koordinasi tetap terjaga, agar setiap program strategis tak sekadar bergulir, tapi membumi di Pekanbaru.***













