Kementrans: Galang, Batam, Rempang Jadi Wajah Baru Transmigrasi di Kepri

KEPRI TIME – Kementerian Transmigrasi (Kementrans) mengubah haluan. Kawasan transmigrasi tak lagi sekadar ladang dan rumah baru.

Pemerintah menyulapnya menjadi pusat ekonomi industri dan energi menyatu. Targetnya? Kepulauan Riau dan Sulawesi Barat jadi lokus awal.

Menteri Transmigrasi, Iftitah Sulaiman Suryanagara, menyampaikan itu di Jakarta, Rabu (12/8/2026). Dalam konferensi pers, ia menegaskan transformasi bukan wacana.

Kami siap,” katanya. Ekosistem investasi dibangun. Lapangan kerja diciptakan. Bukan sekadar perpindahan penduduk.

BACA JUGA:  Geger! Kabinet Tangguh di Medsos, Dedy dan Ahok Dipasang Capres-Cawapres 2029

Iftitah menyebut tiga nama yakni Batam, Rempang, Galang. Di Galang, Kementrans menguasai hak pengelolaan 350 hektare. Lahan itu, menurut Iftitah, sudah dilirik investor. Setengahnya dipakai untuk galangan kapal. Nilainya? Triliunan rupiah.

“Ini investasi besar,” ujar Iftitah.

Lanjut Iftitah, lebih dari itu, tenaga kerja lokal terserap, dimana dari 150 hektare saja, 21 ribu jiwa bisa bekerja. “Itu baru hitungan awal,” katanya.

BACA JUGA:  Sah! Pemilihan Ketum PBNU Beralih ke Tangan Ahlul Hadi wal Aqdi

Tak berhenti di Kepri, Kementrans juga menetapkan 45 kawasan transmigrasi prioritas nasional. Revitalisasi menjadi program utama dalam RPJMN 2025–2029. Digitalisasi data kawasan pun digeber. Semua terintegrasi.

Intinya: transmigrasi kini bukan soal membuka hutan atau memindah orang. Tapi membangun ekosistem. Menciptakan nilai tambah. Memperluas kerja. Meningkatkan sejahtera. Ekonomi bergerak. Rakyat tak sekadar menetap, tapi naik kelas.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *