Simalungun Diguncang Gempa 6,4 SR, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

Oplus_131072

KEPRI TIME – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Sabtu (15/8/2026) sore. Getarannya menjalar hingga ke Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang.

Kejadian itu menyusul gempa yang sebelumnya mengguncang Nusa Tenggara Timur. Kali ini, pusat guncangan berada di daratan, tepatnya di tenggara Simalungun.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat, gempa terjadi pukul 17.54.52 WIB dengan kedalaman 168 kilometer.

BACA JUGA:  Rapat Agraria DPR RI Molor, Kabareskrim Mangkir

“Hasil analisis menunjukkan parameter terbaru gempa ini magnitudo 6,4. Jenisnya tektonik,” ujar Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, dalam keterangan tertulis.

BMKG memastikan gempa ini tak berpotensi tsunami. “Tidak ada ancaman tsunami dari guncangan ini,” tegas Wijayanto.

Menurut analisis mekanisme sumber, gempa tergolong menengah dan diduga berasal dari aktivitas subduksi lempeng.

BMKG mendeteksi mekanisme sesar geser turun, atau oblique normal fault sebagai pemicu utamanya.

BACA JUGA:  Aura Kasih Perkenalkan Kekasih Baru, Bukan Ridwan Kamil

Guncangan terasa berbeda di sejumlah wilayah. Skala intensitas terukur bervariasi, tapi getaran dilaporkan dirasakan warga di Kota Tebingtinggi, Kabanjahe, Limapuluh, Raya, Panombeian Pane, Panei, Pematangsiantar, hingga Pangururan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan signifikan maupun korban jiwa.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *