Xiaomi 18 Ultra Batal Meluncur, Posisi Puncak Digeser Pro Max

KEPRI TIME – Kabar mengejutkan datang dari jagat gadget. Xiaomi dikabarkan membatalkan peluncuran varian puncak generasi terbarunya, Xiaomi 18 Ultra.

Jika bocoran ini benar, maka keluarga Xiaomi 18 yang dijadwalkan hadir akhir 2026 hanya akan diisi oleh tiga model: Xiaomi 18, Xiaomi 18 Pro, dan Xiaomi 18 Pro Max. Sang “Ultra” untuk kali ini absen.

Informasi ini pertama kali dihembuskan pembocor gadget, Kartikey Singh, melalui platform X. Ia mengklaim bahwa Xiaomi telah mengambil keputusan tegas mencoret varian Ultra dari lini flagship tahun ini.

Konsekuensinya, Xiaomi 18 Pro Max otomatis naik tahta sebagai model tertinggi, menggantikan posisi yang selama ini identik dengan embel-embel Ultra.

BACA JUGA:  Kejutan Daihatsu di Pasar Mobil LCGC: Murah, Irit, Kini Makin Aman

Namun, penggemar teknologi patut mencerna kabar ini dengan bijak. Sebab, sejauh ini Xiaomi masih membisu. Belum ada pernyataan resmi yang keluar dari kantor mereka.

Dengan kata lain, semua masih sekadar isu. Bisa saja rencana ini berubah menjelang hari peluncuran.

Pertanyaan besar pun menggantung: apakah ini akhir dari lini Ultra? Ternyata tidak. Menurut sumber yang sama, Xiaomi hanya memberi “cuti” pada nama Ultra untuk generasi ini.

Rencananya, sang mahkota akan kembali terpasang pada Xiaomi 19 Ultra yang diprediksi muncul akhir 2027 atau awal 2028.

Xiaomi Terkendala Masalah Biaya Komponen

Lalu, apa yang membuat Xiaomi mengubah peta jalan ini? Salah satu faktor yang paling santer disebut adalah melonjaknya biaya komponen.

BACA JUGA:  Terbang Tanpa BBM, Pesawat Listrik Heart Aerospace Tembus Awan New York

Tekanan harga memori dan suku cadang dinilai cukup berat, sehingga Xiaomi memilih menyederhanakan portofolio untuk sementara. Pro Max pun untuk kali ini dipercaya mengemban status sebagai perangkat paling tinggi.

Isu pembatalan ini sebenarnya bukan pertama kali terdengar. Sejak akhir Juli 2026, desas-desus serupa sudah berembus.

Namun di sisi lain, Xiaomi 18 dan Xiaomi 18 Pro Max justru sudah terdeteksi mengantongi sertifikasi EEC untuk pasar global.

Artinya, setidaknya beberapa varian seri ini tengah disiapkan untuk ekspansi ke luar China, meski tanggal peluncuran resmi sampai kini masih menjadi teka-teki.

Menariknya, langkah ini bukan monopoli Xiaomi. Tren mengurangi varian Ultra kabarnya juga tengah dipertimbangkan Oppo dan Vivo. Kedua raksasa teknologi itu disebut sedang mengkaji ulang strategi pemasaran mereka.

BACA JUGA:  Jangan Lewatkan! 6 Perusahaan di Batam Buka Lowongan Kerja Tanpa Biaya, Simak Posisi yang Tersedia

Pangkalnya sama yaitu biaya komponen, terutama memori, yang kian membengkak dan memaksa produsen berpikir ulang untuk menghadirkan varian paling mahal.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *