KEPRI TIME – Polisi akhirnya menunjuk seorang tersangka di balik ledakan dahsyat yang meratakan rumah mewah di Grand Polonia, Medan.
Namun, siapa otak di balik peristiwa yang menewaskan tiga nyawa itu masih menjadi teka-teki.
“Yang pasti, sudah ada yang kami tetapkan,” ujar Kapolrestabes Medan, Kombes Jean Calvijn Simanjuntak, Rabu (19/8). Perkataan itu bagai penegasan bahwa kasus ini tak akan berhenti di tengah jalan.
Bersama Polda Sumut, polisi telah menggelar perkara khusus. Hasilnya, status penyelidikan resmi naik ke tahap penyidikan.
“Gelar perkara sudah dilakukan, dan dihadiri langsung Kapolda,” tegas Calvijn .
Meski langkah hukum sudah diambil, mantan Dirresnarkoba Polda Sumut itu belum mau membuka kartu.
Ia memilih bungkam seribu bahasa soal identitas tersangka. Semua kejelasan, kata dia, baru akan diungkap pekan depan .
Peristiwa memilukan itu terjadi pada 20 Juli lalu. Sebuah ledakan keras mengguncang kawasan Grand Polonia, meratakan rumah nomor 3B dan merenggut tiga jiwa yang tertimbun reruntuhan .
Sejak awal, polisi bergerak cepat. Olah tempat kejadian perkara (TKP) pun dilakukan. Hasil penyelidikan sementara mengarah pada kebocoran pipa gas tanam milik PT PGN.
Bahkan, titik kebocoran telah berhasil ditemukan di bawah puing-puing bangunan rumah mewah di Grand Polonia, Medan.***













