Kerambit Minang Hiasi Aksi Agnez Mo dan Anggun di Reacher 4

KEPRI TIME – Dua diva Indonesia, Agnez Mo dan Anggun C. Sasmi, kembali mencuri perhatian di pentas global. Kali ini, mereka bukan lewat suara, melainkan lewat senjata Kerambit.

Kerambit, senjata tajam tikam tradisional asal Minangkabau, Sumatra Barat, ikut meramaikan episode terbaru Reacher musim keempat.

Senjata melengkung dengan cincin di gagang itu muncul di episode berjudul Karambit and Pieces. Kehadirannya bukan sekadar properti. Kerambit menjadi nyawa dalam sejumlah adegan kunci.

Di episode itu, Lila Hoth terlibat aksi mati-matian bersama Amisha, karakter yang diperankan Anggun. Keduanya mengayunkan Kerambit saat melawan kelompok elite yang memburu mereka.

BACA JUGA:  Kadisdik Kepri Kejar Perluasan Kelas Khusus, SMA 20 Batam Jadi Percontohan

Tak lama berselang, Jack Reacher diperankan Alan Ritchson menemukan mereka tergeletak. Luka sayatan khas Kerambit menghiasi tubuh kedua wanita itu.

Penggunaan senjata tradisional ini pun, terhubung dengan rangkaian kematian misterius yang tengah diusut Reacher.

Ia memburu sebuah drive penting terkait kematian Anna Merrick, pegawai federal yang ditemuinya di kereta bawah tanah.

Korban lain pun berjatuhan. Ben, putra Anna, dan Mary Ellen Daniels, model OnlyFans yang hilang bersama Ben, ditemukan tewas dengan luka serupa.

Episode ditutup dengan pusaran konflik yang makin rumit. Kecurigaan terhadap Lila dan Amisha kian menguat. Namun, saat Reacher tiba di lokasi, keduanya telah lenyap.

BACA JUGA:  Imigrasi Batam Sambangi SMA Negeri 3, Paspor Bukan Sekadar Buku Kecil

Ia pun justru tepergok polisi Philadelphia. Situasi pun kian pelik. Sebelum episode tayang, Agnez Mo sempat bercerita tentang proses latihannya.

Ia mengaku membawa replika Kerambit ke mana pun selama syuting di Toronto. Saran salah satu stunt performer ia turuti berlatih setiap hari di waktu senggang.

Reacher musim keempat ini adalah adaptasi dari novel Lee Child, Gone Tomorrow. Serial aksi yang dibintangi Alan Ritchson itu tetap setia pada gebrakan keras dan teka-teki yang mengikat.

BACA JUGA:  Pemko Batam Buka Peluang Nonaktifkan Kadisdik: Menanti Hasil Penelaahan

Dan di tengah hiruk-pikuknya, dua nama Indonesia turut menggoreskan sejarah dengan Kerambit di tangan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *