Batam  

BP Batam Kejar Target, Tujuh Ruas Jalan Masih On Progress

Oplus_131072

KEPRI TIME – BP Batam menuntaskan perbaikan Jalan Gajah Mada di Tiban. Dua segmen krusial depan Southlink, dan dekat Jembatan Sei Ladi kini mulus.

Penyelesaian dua titik itu menjadi loncatan progres infrastruktur BP Batam. Hingga 3 Agustus 2026, 12 dari 19 paket pekerjaan jalan telah rampung seratus persen.

Perbaikan Gajah Mada masuk dalam program percepatan, dalam penanganan jalan prioritas. Titik-titik yang dipilih rawan genangan.

Hasil survei dan evaluasi lapangan menjadi acuan. Pengerjaan tak hanya mengaspal, tetapi juga menata ulang drainase.

Tujuannya tunggal, yaitu meninggikan kualitas jalan, menekan risiko banjir, dan memberi warga ruang bergerak yang aman serta nyaman.

BACA JUGA:  Tak Hanya Senin hingga Jumat, Imigrasi Batam Buka Paspor di Akhir Pekan

Rincian progres hingga awal Agustus menunjukkan peta jelas. Dua belas pekerjaan telah usai. Di antaranya Jalan Gajah Mada depan Southlink, ruas dekat Jembatan Sei Ladi, jalan di atas underpass Yos Sudarso, dan kawasan Volex.

Sementara itu, dua pekerjaan masih berlangsung. Yakni segmen Gajah Mada dari Southlink ke UIB dan pengaspalan overlay RE. Martadinata.

3 Ruas Jalan Tahap Pengaspalan

Tiga ruas lain masuk tahap pengaspalan, meliputi simpang Bengkong (Gogomart) dan jalan kawasan industri Simpang Taiwan. Adapun tiga paket lagi menanti eksekusi, yaitu jalan di kawasan industri CPO Kabil dan Batu Ampar.

BACA JUGA:  RSBP Batam Optimalkan Kolaborasi dengan BPOM, Cegah Obat Bermasalah

Namun, satu pekerjaan tersendat. Badan jalan beton menuju Sei Ladi kembali terangkat akibat pergerakan tanah. BP Batam masih mencari solusi.

Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga BP Batam, Sthefani Barlian, menegaskan komitmen lembaganya.

“Perbaikan jalan ini untuk memastikan masyarakat mendapat akses lebih aman, nyaman, dan mendukung kelancaran aktivitas sehari-hari,” ujarnya di Batam Centre, Kamis (20/8/26).

Sthefani menambahkan, BP Batam terus memantau titik-titik yang masih dikerjakan, termasuk Gajah Mada segmen Southlink–UIB.

“Untuk pekerjaan yang masih berjalan, kami mohon dukungan dan kesabaran masyarakat. Kami pahami proses ini bisa mengganggu mobilitas. Namun seluruh tahapan ini demi infrastruktur Batam yang lebih baik,” katanya.

BACA JUGA:  Deputi Kemenko Imipas Tinjau Lapas Batam, Soroti Overstaying dan KUHP Baru

BP Batam berjanji mengawal tuntas seluruh proyek yang tersisa. Termasuk segmen Gajah Mada Southlink, UIB (Pura Agung Amertha Buana-Taman Kota).***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *