KEPRI TIME – Imigrasi Batam kembali membuka loket paspor di luar jam kerja. Sabtu (22/8) pagi, Unit Layanan Paspor (ULP) Bengkong Golden City mulai sibuk sejak pukul 08.00. Dalam layanan Paspor Simpatik kali ini, 73 pemohon berhasil dilayani.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam mengatakan, pembukaan layanan akhir pekan bukan sekadar seremonial. Ia menilai, kebutuhan masyarakat terus berubah.
Pelajar, pekerja kantoran, hingga warga yang tak bisa cuti di hari kerja kerap terkendala waktu. Maka, Paspor Simpatik hadir sebagai jawaban.
“Kami melihat kebutuhan terhadap paspor terus berkembang. Paspor Simpatik kami manfaatkan sebagai cara menghadirkan layanan yang beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat, dengan semangat ‘Imigrasi untuk Rakyat’,” ujarnya.
Respons pemohon pun positif. Banyak di antaranya mengaku terbantu. Mereka tak perlu bolos kerja atau mengorbankan waktu sekolah. Cukup menyempatkan diri di akhir pekan, urusan paspor beres.
Ke depan, Imigrasi Batam tak berhenti di sini. Pihaknya berjanji terus mengevaluasi jadwal dan kapasitas pelayanan. Paspor Simpatik pun diharapkan jadi opsi tetap, bukan sekadar program musiman.
Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Imigrasi Batam menjaga mutu penerbitan paspor. Namun tetap memberi ruang gerak bagi masyarakat yang padat aktivitas.
Kebijakan itu sejalan dengan perintah harian Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, agar pelayanan publik cepat, tepat, dan transparan.***













