KEPRI TIME – Nama Susanah melambung setelah disebut Presiden Prabowo Subianto sebagai pengupas bawang berpenghasilan Rp700 ribu. Kini, jejak digitalnya lenyap.
Unggahan tentang Susanah di akun resmi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) tak lagi terlihat. Penghapusan itu terjadi setelah pemberitaan mengenai kondisi riil perempuan tersebut mengemuka.
Peliputan langsung di lapangan mengungkap fakta yang lebih utuh. Susanah bukan sekadar pengupas bawang. Ia juga penjahit baju. Hidupnya masih jauh dari sejahtera.
Hilangnya unggahan itu menuai tanda tanya. Apakah dihapus? Diperbarui? Atau ditarik karena alasan tertentu? Hingga kini, Komdigi belum memberi penjelasan resmi.
Maka, menarik kesimpulan tanpa konfirmasi dari pemerintah adalah langkah gegabah.
Kasus Susanah menjadi cermin informasi dari akun resmi menyebar cepat, tapi publik hanya melihat satu sisi.
Angka Rp700 ribu menyita perhatian. Namun, konteksnya kerja lain dengan upah minim tak kalah penting.
Di era digital, kecepatan boleh jadi raja. Tetapi akurasi, konteks, dan fakta lapangan itulah mahkota yang tak boleh lepas.













