Bakamla RI Jamu SPCG dan MMEA: Sinergi Keamanan Laut Trilateral Menguat

oplus_32

KEPRI TIME – Tiga negara tetangga menggelar pertemuan puncak di Batam. Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI Irvansyah, menerima langsung Commander Singapore Police Coast Guard (SPCG) SAC Ang Eng Seng, dan Director General Malaysian Maritime Enforcement Agency (MMEA) Admiral (M) Datuk Haji Mohd. Rosli bin Abdullah.

Pertemuan trilateral ini berlangsung di Pangkalan Bakamla Batam, Selasa (11/8/2026). Pagi itu, suasana Pangkalan Bakamla Batam terlihat sibuk.

Dua kapal asing merapat, yaitu White Tip Shark milik SPCG dengan nomor lambung PH58 dan KM. Sibuan 2224 dari MMEA. Bakamla RI menyambut kedatangan mereka dengan CAT 508 dan HSC 32-02.

BACA JUGA:  Polrestabes Medan Sembunyikan Identitas Tersangka di Balik Ledakan Grand Polonia

Kehadiran kapal dan kru ini bukan sekadar seremonial. Mereka akan menjalani latihan bersama dan menyaksikan langsung latihan visit board, search and seizure (VBSS).

Kegiatan ini menjadi rangkaian dari High Level Meeting Tripartite Coast Guard Cooperation, yang difasilitasi United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC).

Pertemuan tingkat tinggi ini sebenarnya kelanjutan dari kesepakatan sebelumnya. Pada 15 Juli 2025, pertemuan serupa sudah digelar di Mabes Bakamla RI.

BACA JUGA:  Ungkap Narkoba di Planet Batam, Eko Hadi Santoso Naik Jadi Jenderal Bintang Dua

Kini, pertemuan kedua di Batam ini diharapkan menguatkan pengawasan keamanan dan penegakan hukum di laut. Potensi kerja sama baru pun mulai dibicarakan.

Sambutan hangat tak hanya di ruang rapat. Personel Zona Bakamla Barat menyiapkan rangkaian kegiatan kebersamaan.

Ada pertandingan olahraga persahabatan, penanaman pohon, tur fasilitas pangkalan, hingga tur kapal. Semua ini mempererat hubungan antar kru dan personel.

Ketiga pimpinan coast guard sepakat: kerja sama baik harus terus ditingkatkan. Stabilitas perairan perbatasan adalah prioritas.

BACA JUGA:  Kisah Susanah Pengupas Bawang Rp700 Ribu Hilang di Akun Komdigi

Masing-masing negara ingin menciptakan keamanan dan kenyamanan di laut. Pertemuan ini diharapkan memberi kontribusi nyata bagi suasana kondusif di wilayah perairan ketiga negara.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *