KEPRI TIME – Bursa mutasi di Markas Besar Polri kembali berdenyut. Kali ini, posisi Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berganti pemegang estafet di tengah hangatnya penanganan perkara narkotika yang membelit jaringan Tempat Hiburan Malam (THM) Planet Group.
Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, sang direktur, pun menerima tugas anyar.
Surat telegram bernomor ST/1877/VIII/KEP./2026 yang diteken Kapolri pada 30 Agustus 2026, secara resmi memindahkan Eko dari kursi Dirtipidnarkoba.
Eko Hadi Santoso kini diangkat sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat I di lingkungan Bareskrim. Perpindahan ini sontak menyedot perhatian.
Pasalnya, proses pengungkapan kasus yang melibatkan sejumlah tempat hiburan malam di bawah naungan Planet Group masih berada di puncak sorotan publik.
Dalam beberapa pekan terakhir, nama Eko Hadi Santoso nyaris tak absen dari incaran wartawan. Ia menjadi salah satu pejabat yang paling diburu untuk sekadar menanyakan perkembangan perkara.
Apalagi, dua nama tersangka Basri dan Yuwanky, yang diduga kuat terkait jaringan Planet Batam, sudah melangkah ke meja hijau.
Eko Hadi Santoso Mutasi ke Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat I Bareskrim
Namun, sebelum babak persidangan benar-benar bergulir, Eko justru mendapat posisi baru di korps yang sama.
Saat dikonfirmasi pada Senin (31/8/2026), Eko membenarkan perpindahan tersebut. “Ya betul,” ujarnya singkat.
Meski tak lagi memimpin direktorat narkoba, ia tetap berkantor di Bareskrim. Mutasi ini sekaligus membuka pintu bagi kenaikan pangkatnya.
Dari Brigadir Jenderal (Brigjen) bintang satu, ia melangkah ke jenjang Inspektur Jenderal (Irjen) atau bintang dua. “Insya Allah, iya,” jawabnya ketika ditanya soal promosi pangkat itu.
Lantas, apakah mutasi ini berkaitan dengan kasus Planet Batam yang masih dalam penanganan? Eko menampik keras.
Ia menegaskan bahwa perpindahan jabatan adalah bagian dari penyegaran dan rotasi rutin di tubuh Polri. “Bukanlah, biasa saja. Mutasi rutin Polri,” tegasnya.
Dengan langkah baru Eko, estafet penanganan perkara narkoba yang telah diungkap Bareskrim kini berpindah ke pundak direktur anyar.
Sementara Eko Hadi Santoso, dengan pangkat bintang dua di pundak, melanjutkan tugas sebagai penyidik utama di lingkungan Bareskrim Polri.***













