Lulus Uji Kompetensi BKN? Segera Unduh Sertifikat

KEPRI TIME – Badan Kepegawaian Negara (BKN) akhirnya mengumumkan hasil Uji Kompetensi Jabatan Fungsional, di bidang Manajemen Aparatur Sipil Negara periode Agustus 2026. Ujian berlangsung pada 6, 11, 13, dan 18–21 Agustus lalu.

Bagi peserta yang dinyatakan lulus, sertifikat resmi dapat diunduh melalui tautan yang disediakan BKN. Namun, bagi yang belum berhasil, tak perlu putus asa.

Kesempatan mengikuti uji ulang pada periode berikutnya masih terbuka lebar. BKN pun menegaskan, keputusan hasil uji kompetensi bersifat final dan tak dapat diganggu gugat.

Di sisi lain, BKN juga merilis data pendaftaran sekolah kedinasan per 26 Agustus 2026. Ternyata, sejumlah politeknik penerbangan dan pelayaran mencatatkan jumlah peminat yang relatif rendah.

Kondisi ini tentu menjadi peluang bagi calon peserta yang ingin mendaftar, dengan tingkat persaingan lebih longgar.

BACA JUGA:  Joko Anwar Buka Tabir Pengabdi Setan 3: Origin, Horor Merentang dari Eropa ke Jawa

Politeknik Penerbangan Jayapura, misalnya, hanya menampung 49 pelamar dan baru 15 di antaranya yang telah menyelesaikan submit pendaftaran.

Sementara Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara mencatat 110 pelamar dengan 35 submit. Angka ini terbilang kecil dibandingkan daya tampung yang tersedia.

Untuk seleksi sekolah kedinasan, khususnya IPDN, setiap peserta wajib memenuhi passing grade Seleksi Kompetensi Dasar.

SKD mencakup tiga komponen, Tes Wawasan Kebangsaan, Tes Intelegensia Umum, dan Tes Karakteristik Pribadi. Pada 2026, passing grade IPDN ditetapkan secara kumulatif minimal 298, dengan rincian TWK 65, TIU 80, dan TKP 143.

Ketentuan ini mengacu pada Peraturan Menteri PANRB Nomor 13 Tahun 2026 dan Keputusan Menteri PANRB Nomor 406 Tahun 2026.

Namun, peserta dari daerah afirmasi mendapatkan keringanan. Nilai kumulatif mereka cukup 281 dengan TIU minimal 55.

BACA JUGA:  Istana Wapres di IKN Rampung, Gibran Segera Berkantor

Poltek SSN Buka Pendaftaran Seleksi

Sementara itu, Politeknik Siber dan Sandi Negara turut membuka pendaftaran Seleksi Penerimaan Taruna Baru 2026.

Bedanya, Poltek SSN tidak mensyaratkan sertifikat UTBK untuk jalur akademik. Pendaftaran dibuka mulai 18 hingga 30 Agustus 2026 melalui portal SSCASN BKN.

Poltek SSN menyediakan 50 kuota, untuk tiga program studi di bidang keamanan siber dan kriptografi.

Tahapan seleksinya cukup panjang, mulai dari administrasi, SKD, akademik, psikologi, CT/MI tertulis, kesehatan, kebugaran, wawancara, hingga pantukhir.

Adapun persyaratan umum calon taruna, usia maksimal 21 tahun per 31 Desember 2026, tinggi badan minimal 160 cm untuk pria dan 150 cm untuk wanita. Nilai matematika dan bahasa Inggris di semester IV dan V pun harus mencapai minimal 80.

BACA JUGA:  Mulai September, Garuda Indonesia Terapkan Sistem Bagasi Terbaru

Poltek SSN bukanlah institusi baru. Perguruan tinggi kedinasan ini telah berdiri sejak 1946, dan fokus mengembangkan sumber daya manusia di bidang siber dan sandi. Berbagai transformasi dilalui hingga akhirnya resmi menjadi Poltek SSN pada 2019.

Kini, ia menjelma menjadi salah satu pilihan strategis bagi generasi muda yang ingin mengabdi di negara melalui jalur keamanan digital.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *