Tragedi Jurangmangu: KRL Hantam Siswi SMA, Polisi Selidiki Motif

KEPRI TIME – Seorang siswi SMA kelas 10 meregang nyawa di rel Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, Senin (10/8/2026) sore. Kereta Rel Listrik (KRL) menabraknya.

Insiden itu menahan laju perjalanan kereta selama 26 menit. Baru setelah jasad dievakuasi, jalur kembali normal.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, merinci kronologi. Sekitar pukul 16.30 WIB, KA 1742D relasi Tanah Abang–Parung Panjang melaju memasuki jalur 2 Stasiun Jurangmangu. Di sanalah korban berada.

“Petugas pengamanan di peron melihat seorang penumpang di area jalur saat KA 1742D tiba. Petugas segera menuju lokasi untuk menangani dan mengamankan area,” jelas Franoto dalam keterangan tertulis, Senin (10/8/2026).

BACA JUGA:  Armada Kapal Pelni Dimakan Usia, Pengganti Baru Meluncur 2029

Stasiun bergerak cepat. Petugas mengamankan lokasi, melindungi pelanggan lain, dan memperlancar evakuasi.

Pukul 17.08 WIB, jasad korban dievakuasi dari rel ke Pos Pengamanan Stasiun Jurangmangu. Ambulans lalu mengangkutnya ke RSUD Tangerang Selatan.

“Kami segenap KAI Daop 1 Jakarta, menyampaikan duka cita yang paling dalam,” ujar Franoto.

Setelah penanganan rampung, operasional kereta di Jurangmangu kembali normal.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Boy Jumalolo, membenarkan identitas korban: siswi SMA kelas 10.

BACA JUGA:  Singapura Satukan 3 Pulau: Semakau, Bukom, dan Sudong

Polisi kini mengolah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Motif insiden masih diselidiki. Bunuh diri? Kecelakaan? Belum ada kesimpulan.

“Belum bisa diketahui. Kami mengecek. Nanti setelah identifikasi, pengecekan, penyelidikan, saksi-saksi, baru kami simpulkan,” ujar Boy saat dikonfirmasi, Senin (10/8/2026).

Keluarga korban telah tiba di RSUD Tangerang Selatan mendampingi identifikasi. “Jasad baru dibawa ke RSUD. Identitas dan olah TKP sedang berjalan,” tambah Boy.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *