Hukum  

Dinasti Planet Holiday Dibungkus Bareskrim Polri, Terindikasi Peredaran Narkoba

Oplus_131072

KEPRI TIME – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menggelar operasi besar-besaran di Batam. Sasaran operasi yakni jaringan tempat hiburan malam THM Dinasti “Planet Holiday”, terindikasi menjadi simpul peredaran narkotika.

Polisi menyisir sejumlah klub malam sekaligus. Di antaranya P2, V Club, P3, dan F1 Club yang bernaung di bawah Hotel Planet Holiday. Penggerebekan tidak berlangsung sekali.

Bareskrim bergerak bertahap, dari pusat keramaian Nagoya hingga ke kawasan hotel berbintang, diantaranya:

1. HH Club Planet 3 (P3) Digerebek Dini Hari

Operasi perdana berlangsung Senin dini hari, 10 Agustus 2026. Sasaran: HH Club Planet 3.0 Pub & KTV di Kompleks Nagoya City Centre. Polisi mengamankan 32 orang, terdiri atas pengunjung dan pihak manajemen.

BACA JUGA:  Dredging di Kawasan McDermott: Laut Keruh, Nelayan Resah, Regulasi Diabaikan

Dari dalam brankas, petugas menemukan 752 butir pil inex. Enam orang di antaranya langsung ditetapkan sebagai tersangka.

Namun Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, memberi catatan. Jumlah tersangka, katanya, masih dinamis. Bisa bertambah, bisa berkurang—tergantung hasil penyidikan lebih lanjut.

2. Operasi Kembangkan ke Kawasan Newton

Tak berhenti di situ, tim Bareskrim melanjutkan pengembangan. Sabtu dini hari, 15 Agustus 2026, mereka mengarah ke kawasan Newton, Jodoh. Garis polisi terpasang di tiga titik strategis: area kantin lantai dasar, akses menuju V Club di lantai dua, serta pintu masuk Planet 2 (P2) Newton. Suasana mencekam. Pengunjung dan pekerja tak bisa keluar masuk.

BACA JUGA:  Rumah Bos Kasino Batam Digeledah, Bareskrim Sambangi Rumah Akau Hollywood

3. Penyegelan di Hotel Planet 1 dan F1 Club

Siang harinya, operasi bergeser. Petugas menyelidiki Diskotek Planet 1 dan F1 Club di dalam Hotel Planet Holiday. Pantauan sekitar pukul 12.34 WIB menunjukkan aktivitas intens.

Petugas bolak-balik keluar masuk. Sebuah bus berbadan besar pun disiagakan untuk mengangkut barang bukti, atau mungkin juga orang-orang yang kembali diamankan.

Hingga berita ini diturunkan, Bareskrim masih mendalami keterkaitan antar lokasi. Batam, sekali lagi, menjadi pusat perhatian dalam perang melawan narkoba. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *