Hukum  

Polda Kepri Kepung Simpang DAM: 95 Pria dan 19 Wanita Digelandang

Oplus_131072

KEPRI TIME – Polda Kepri meringkus 114 orang dalam operasi malam yang menyasar kawasan Simpang DAM, Muka Kuning, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, Minggu (6/9/2026). Kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) ini digelar serentak di sejumlah titik rawan.

Operasi ini merupakan bagian dari gebrakan Polda Kepri menekan angka penyalahgunaan narkotika, sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya.

Langkah tegas itu ditempuh lewat pendekatan preventif sekaligus represif, menyisir, memeriksa, lalu mempersempit ruang gerak bandar dan pemakai.

Hasil di lapangan, petugas mengamankan 95 laki-laki dan 19 perempuan dari lokasi sasaran.

BACA JUGA:  Jambret Driver Ojol di Sekupang Batam Akhirnya Dibekuk Tim Jatanras Polda Kepri

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Nona Pricillia Ohei, menyatakan bahwa seluruhnya langsung digelandang ke Mapolda Kepri berikut barang bukti yang ditemukan.

“Pelaksanaan KRYD ini wujud komitmen kami mendukung Program P4GN. Seratus empat belas orang kini menjalani pemeriksaan dan pendalaman sesuai prosedur hukum yang berlaku,” ujar Nona.

Ratusan orang yang diciduk di Simpang DAM itu selanjutnya menjalani tes urine dan penyelidikan intensif. Hasilnya bakal menentukan apakah mereka sekadar pemakai, pengedar, atau bahkan bandar.

BACA JUGA:  Artis Ruben Onsu Tersangka Penipuan Investasi

Polisi memastikan proses ini tidak main-main, semua berjalan berdasarkan peraturan perundang-undangan.

Lebih jauh, Kabid Humas menegaskan bahwa pemberantasan narkotika tak cukup dengan penindakan. Polri juga mengedepankan edukasi dan pencegahan.

KRYD berkelanjutan diharapkan memberi efek jera, sekaligus menyadarkan masyarakat akan bahaya narkoba.

“Kami akan terus tingkatkan operasi di lokasi-lokasi yang terindikasi rawan. Kami ajak masyarakat mendukung P4GN, tutup celah bagi peredaran narkotika di lingkungan masing-masing,” tegasnya.

Di akhir, Polda Kepri mengimbau warga agar aktif menjaga kamtibmas, menjauhi narkoba, dan tak ragu melapor jika melihat aktivitas mencurigakan. Sebab, tanpa partisipasi publik, aparat tak bisa bekerja sendiri.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *