KEPRI TIME – Tiga rayap besi yang diduga mencuri bahan konstruksi milik PT Bada Multi Usaha diringkus jajaran kepolisian Polsek Lubuk Baja, Selasa (25/8/2026) malam.
Penangkapan rayap besi dipicu laporan pengawas perusahaan, yang menyaksikan aksi mencurigakan di Komplek Perumahan Valley Blok A.
Kapolsek Lubuk Baja, AKP Cindo Kottamana, membenarkan penangkapan 3 pelaku rayap besi tersebut. Personel, katanya, langsung bergerak cepat ke lokasi usai menerima laporan dari pengawas, Mulyono Simatupang.
“Tim dipimpin IPTU Indra bersama Unit Reskrim dan Samapta tiba sekitar pukul 19.50 WIB,” ujar Cindo dalam keterangan tertulisnya.
Penangkapan tidak berlangsung mudah. Aksi kejar-kejaran sempat terjadi. Peristiwa berawal ketika petugas keamanan Kawasan Bukit Permata mencurigai tiga pria di atas Honda Beat tanpa pelat nomor.
Mereka mengangkut dua karung berisi batangan besi melintas di dekat Pos Security PT Asia Uxen. Saat petugas berusaha menghentikan mereka, para pelaku justru tancap gas.
Namun, petugas keamanan bersama warga tak menyerah. Mereka mengejar hingga akhirnya mengepung dan menghentikan ketiganya di sekitar Sekolah El-Yasin, Tanjung Uma.
Dari tangan mereka, polisi menyita 14 batang U-Head dan Jack Base. Kerugian ditaksir mencapai Rp4 juta.
Petugas Piket Fungsi Polsek Lubuk Baja yang tiba di lokasi langsung mengamankan ketiga terduga pelaku, dan barang bukti ke Mako Polsek Lubuk Baja untuk diperiksa lebih mendalam.
Respon kilat Tim Batara Biru ini membuktikan kesiapsiagaan Polsek Lubuk Baja menjaga keamanan wilayah.
Cindo mengimbau masyarakat terus aktif mengawasi lingkungan. “Jangan ragu melapor jika melihat hal mencurigakan,” imbaunya.***













