KEPRI TIME – Penyidikan jaringan narkoba Planet Group tak berhenti di pintu hiburan malam. Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri kini membidik aset pribadi yang diduga kuat menjadi tempat berlabuhnya uang haram.
Penyidik menyegel dua lokasi di Punggur, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, Kota Batam. Tak hanya itu, mereka juga mengamankan 11 unit mobil mewah milik Basri, tangan kanan pemilik Planet Holiday.
Lokasi pertama yang digembok garis polisi adalah lahan reklamasi berpagar beton cat oranye, di Kampung Tua Teluk Lengung.
Di dalam kawasan itu berdiri pelabuhan pribadi, sebuah restoran, dan satu unit kapal feri yang tengah bersandar.
Lokasi kedua berupa rumah mewah tiga lantai di Kaveling Baru Danau Indah Punggur. Cat oranye mendominasi bangunan itu.
Garis polisi melilit pagar dan pintu masuk, menjadi tanda bahwa hukum mulai merambat ke akar bisnis terlarang itu.
Langkah ini menunjukkan perang melawan narkoba di Batam tak sekadar menutup panggung malam. Tapi merobohkan seluruh rantai ekonomi yang menyokongnya.
Bukan lagi sekadar penggerebekan, ini pemutusan aliran uang, penyitaan aset, dan penegakan wibawa hukum.
Sebelumnya, Bareskrim mengamankan belasan kendaraan mewah Basri buntut penggerebekan HH Club Batam.
Mobil-mobil itu terdiri dari Toyota Hummer DK 1 JD, Daihatsu Rocky BP 1357 CC, Jeep Rubicon B 2374 SXI, Mitsubishi BP 1497 IS, Mitsubishi Pajero Sport BM 1655 UE, Honda Brio BP 1814 QR.
Selain itu ada juga Jeep Rubicon BP 378 VB, Toyota Fortuner BP 1745 RI, Toyota Avanza BP 1223 GF, Toyota Fortuner BK 1862 AD, serta Toyota Kijang Innova B 2736 UKP.
Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri Kombes Pol. Suyono membenarkan penyitaan itu. “Sebelas mobil mewah diamankan dari sejumlah kediaman Basri,” ujarnya.
Suyono juga mengungkapkan Basri kini masuk daftar pencarian orang. Ia diduga kabur ke Malaysia pada Jumat (14/8/2026). “Tim masih mengejar,” katanya tegas.
Hingga berita ini diturunkan, pengejaran terhadap Basri masih berlangsung.***













